Berita

Hukum

5 Tersangka Suap Bupati Batubara Diperiksa KPK Hari Ini

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 11:18 WIB | LAPORAN:

Seluruh tersangka suap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/10). Suap tersebut terkait pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

"Seluruh tersangka kasus suap Bupati Batubara hari ini dijadwalkan akan jalani pemeriksaan di KPK," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Kelima tersangka itu di antaranya Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain; Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara, Helman Herdady; pemilik dealer mobil, Sujendi Tarsono; serta dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.


Kasus suap ini terungkap saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (13/9). Dalam OTT itu KPK mengamankan uang tunai senilai Rp 346 juta yang diduga bagian dari fee proyek senilai Rp 4,4 miliar yang diterima Bupati Batubara.

Suap itu diterima Oka melalui para perantara terkait beberapa pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2017. Dari total fee Rp 4,4 miliar itu terdapat sisa fee Rp 1,6 miliar yang masih berada ditangan tersangka Sujendi.

"Jadi semua dana disetorkan ke STR (Sujendi Tarsono). Saat OKA butuh nanti diberikan STR. Jadi OKA tidak megang uangnya sendiri, yang megang STR," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9) lalu.

Pemberian suap pertama dari kontraktor Maringan diduga terkait fee sebesar Rp 4 miliar terkait dua proyek, yaitu pembangunan Jembatan Sentang senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan oleh PT GMJ dan proyek pembangunan Jembatan Sei Magung senilai Rp 12 miliar yang dimenangkan oleh PT T.

Suap kedua, dari kontraktor Syaiful diduga pemberian fee sebesar Rp 400 juta terkait dengan proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp 3,2 miliar. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya