Berita

Foto/Net

Politik

Pemerintah Tingkatkan Partisipasi Pemuda Dalam Keagamaan

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 07:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) saat ini menggelar Kirab Pemuda 2017 di 34 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Di tengah acara Kirab Pemuda, Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) juga dilaksanakan. Waktu dan tempat pelaksanaannya juga sama dengan pelaksanaan Kirab Pemuda.

Dengan tujuan memupuk kebhinnekaan di kalangan pemuda tanpa memandang suku, ras dan agama yang berbeda, GPMKS mengemban tanggung jawab besar menyatukan pemuda yang berasal dari enam agama di Indonesia untuk membacakan masing-masing kitab suci dalam satu tempat dan waktu yang

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan kegiatan ini adalah langkah awal Kemenpora untuk meningkatkan partisipasi kaum muda dalam kegiatan keagamaan masing-masing.


"Di saat bersamaan ada momen Kirab Pemuda 2017 dimana para pemuda dari 34 provinsi dengan latar belakang keyakinan agama yang berbeda-beda tengah berkumpul menyuarakan semangat berani bersatu di tengah kebhinekaan. Ini menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan semangat saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan yang ada," ucap menteri asal PKB ini, Senin (2/10).

Menpora menyebutkan bahwa keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia adalah suatu keistimewaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan baik.

"Keberagaman adalah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi bangsa Indonesia, maka perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menjadikan perbedaan tersebut sebagai potensi bukan sebagai ancaman, agar kita bisa hidup rukun, harmonis dan berdampingan," ujar Menpora lagi.

Sementara itu, Faisal Abdullah selaku Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora sebagai unit pelaksana kegiatan ini mengatakan, melalui GPMKS, sisi harmonis ditanamkan kepada para pemuda agar senantiasa menghormati dan memahami ajaran agama masing-masing.

Menurut data BPS tahun 2009-2015 tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan tiap tahun makin menurun. Yakni dari 67,18 persen pada tahun 2009 ke angka 51,72 persen di tahun 2015. Data tersebut menjadi landasan utama kegiatan GPMKS diadakan.

Pelaksana kegiatan GPMKS, Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAK Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya mengungkapkan data BPS tersebut menjadi landasan utama kegiatan ini.

"Kami sebagai asisten deputi yang menangani peningkatan iman dan takwa pemuda merasa sedih atas data yang dikeluarkan BPS tersebut, tetapi sekaligus menjadi pendorong pemerintah untuk turut andil untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan," ujar Esa Sukmawijaya.

Diharapkan ke depan kegiatan GPMKS dapat dilaksanakan oleh kementerian/lembaga terkait, pemda, organisasi keagamaan/kepemudaan seluruh lapisan masyarakat hingga lingkungan keluarga, karena masa depan bangsa ini antara lain ditentukan oleh kesadaran kolektif, termasuk pemuda, terhadap penguatan keyakinan agama masing-masing dalam bingkai NKRI. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya