Berita

Nusantara

Warga Tetap Tolak Pembangunan Tapal Batas Lebong-Bengkulu Utara

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 02:43 WIB

Warga Kecamatan Padang Bano Kabupaten Lebong, kembali melakukan protes terhadap Permendagri 20/2015 tentang tapal batas Kabupaten Lebong-Kabupaten Bengkulu Utara (BU).

Gerakan Masyarakat Bela Tanah Adat (GABERTA) Kabupaten Lebong, Fery mendatangi lokasi pembangunan gapura perbatasan antara Lebong-BU di Kecamatan Giri Mulya, Kabupaten Bengkulu Utara.

Mereka menolak tapal batas antara kedua kabupaten lantaran pembangunan tersebut merugikan sebelah pihak yakni warga Lebong.


Tapal batas itu juga dianggap tidak mengacu peta tofografi kehutanan 1980 yang tidak lain merupakan peta pengawasan hutan lindung. Tapal batas itu justru mengacu pada peta wilayah tahun 1927 dan UU pemekaran Kabupaten Lebong.

Di sisi lain, Kabag Pemerintahan Setdakab Bengkulu Utara Fitriansyah, menyatakan bahwa hal terkait tapal batas tidak perlu dipersoalkan terlebih sudah diterbitkannya Permendagri. Koordinasi dengan pihak Pemprov juga sudah disampaikan dan sudah disikapi.

"Sudah kita koordinasikan ke Pemprov. Sesuai dengan Permendagri lokasi itu milik Kabupaten Bengkulu Utara," singkatnya seperti diberitakan RMOLBengkulu.com, Senin (1/10). [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya