Berita

Foto/RMOL

Hukum

Pengawas Penyelundupan Ganja 252,5 Kg Ditangkap Di Karawang

MINGGU, 01 OKTOBER 2017 | 16:42 WIB | LAPORAN:

Satu dari tiga penumpang mobil Xenia yang mengawasi pengiriman ganja 252,5 kilogram yang diangkut mobil pick up ke Purwakarta berhasil ditangkap polisi.

Pengawas penyelundupan ganja yang dikemas dalam keranjang jeruk itu berinisial AAL.

"Aparat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akhirnya bisa menemukan salah satu pelaku dari tiga yang di Xenia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat konferensi pers di kantornya, Minggu (1/10).


Argo menambahkan, AAL ditangkap atas kerjasama dari sopir pick up, Agus yang sebelumnya diamankan jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (25/9) malam.

Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari Agus, pihaknya mengidentifikasi lokasi persembunyian ketiga pengawas tersebut. Meski saat dilakukan penangkapan, dua pelaku berinisial A dan R berhasil kabur.

"Lokasi penangkapan berada di Karawang, Jawa Barat. Saat itu kami sudah lakukan pengejaran dan bisa berhasil mengamankan satu orang," kata dia.

Saat operasi penangkapan, kata dia, pihaknya mengejar para pelaku di sebuah pematang sawah. Dua orang berhasil kabur dengan menyisir kali.

"Sekarang dua orang itu sudah kami masukan dalam daftar DPO," jelasnya.

Aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berhasil mengamankan kendaraan pick up bermuatan ganja seberat 252,5 kg yang diselundupkan dalam keranjang jeruk di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/9) malam.

Namun, di balik penggagalan itu, tiga orang pengawas yang menggunakan mobil Xenia berhasil kabur. Kini, satu orang di antaranya berhasil diamankan.

Sementara itu, Agus yang mengemudikan mobil pick up itu tidak terbukti terlibat dalam penyelundupan ini dan dibebaskan. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya