Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) kembali menggelar survei untuk menyambut Pilgub Jawa Tengah yang akan berlangsung tahun 2018.
Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono, mengatakan, survei yang bertema "Layakkah Ganjar Pranowo Kembali Memimpin Jawa Tengah dan Siapa Tokoh yang Bisa Menyaingi Ganjar Pranowo" ini berlangsung dari tanggal 13-23 September 2017. Sementara Margin of Errornya kurang lebih 2,6 persen, tingkat kepercayaan 95 persen dan responden 1.420 orang di seluruh Jawa Tengah.
"Survei ini bertujuan untuk memotret suara warga Jawa Tengah terhadap kinerja pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan arah pilihan masyarakat Jawa Tengah untuk tokoh yang layak memimpin Jawa Tengah," katanya dalam keterangan pers, Sabtu (30/9).
1.420 orang responden dari total populasi pemilih sebanyak 28 juta jiwa adalah orang-orang yang memiliki KTP Jawa Tengah dan memiliki hak pilih pada saat Pilgub digelar. Semuanya tersebar 573 kecamatan di Jawa Tengah.
Hasilnya, tingkat popularitas Ganjar Pranowo masih berada di peringkat paling atas dengan 78,8 persen. Disusul kemudian oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, sebesar 67,3 persen.
Lalu, Bupati Kudus, Musthofa (66,2 persen). Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (67,2). Ketua DPRD Jateng, Rukma Setiabudi (66,2). Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said (51,2). Politisi PKB yang juga mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Marwan Jaffar (66,2). Serta, Ketua DPC PDIP, Sukoharjo Wardoyo Wijaya (62,3).
Di sisi lain, survei LKPI soal tingkat kepuasan masyarakat Jateng terhadap kinerja Ganjar Pranowo menunjukkan hasil angka sangat rendah.
"Tingkat kepuasan hanya mencapai angka 22,5 persen. Sementara, tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Ganjar lebih tinggi, sebesar 55,3 persen. Sisanya 22,2 persen tidak memberikan pendapat," bebernya.
Walaupun Ganjar Pranowo memiliki tingkat elektabilitas tertinggi yaitu 18,6 persen, tapi tetap masih di bawah 20 persen. Artinya bagi petahana, merupakan modal politik yang buruk dan cenderung berpotensi kalah.
Menurut Arifin, yang akan menjadi pesaing kuat bagi Ganjar adalah Waketum Gerindra, Ferry Juliantono, dengan tingkat elektabilitas sebesar 16,9 persen. Angka itu diprediksinya terus merangkak naik. Terlebih, sebesar 13,5 persen masyarakat saat ini belum menentukan pilihannya.
"Hal ini tidak lepas dari terpaan ketokohan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ferry Juliantono sangat berpeluang besar menjadi pesaing berat bagi kader-kader PDIP seperti Ganjar Pranowo dan kader PDIP lainnya jika diusung maju sebagai Cagub," jelasnya.
[ald]