Berita

Bamsoet/net

Hukum

Bamsoet: Novanto Menang, Terbukti Kerja KPK Prematur

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 05:20 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo tidak kaget dengan dianulirnya status tersangka Ketua DPR Setya Novanto oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dalam putusan praperadilan. Sebab, sebelum ada putusan itu, Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman pernah memberi sinyal bahwa penetapan status tersangka Novanto oleh KPK masih prematur.

“Sebuah majalah mingguan menulis secara intuitif bahwa Direktur Penyidikan KPK Brigjend Pol Aris Budiman satu-satunya yang meyakini bahwa penetapan status Setya Novanto masih prematur dalam suatu gelar perkara menaikkan status penyelidikan ke penyidikan kasus e-KTP.  Kini, sikap Aris Budiman terbukti di sidang praperadilan, status tersangka Novanto tidak sah dan gugur,” ucapnya, Jumat (29/9).

Karena sudah menjadi keputusan pengadilan, kata politisi yang akrab disapa Bamsoet ini, semua harus menghormati gugurnya status tersangka Novanto. Termasuk juga KPK.


“Keputusan PN Jaksel itu menjadi risiko yang harus diterima KPK. Sebab, sejak awal tampak ceroboh dan terlalu terburu-buru dalam menetapkan status tersangka terhadap Setya Novanto,” imbuhnya.

Dalam pengamatan Bambang, saat membidik Novanto dalam kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP, KPK terkesan tidak cermat dan terlalu percaya diri. Dalam proses penyidikan terhadap Novanto, KPK tidak pernah mencari bukti baru atau bukti lain. Dalam merumuskan sangkaan terhadap Novanto, KPK hanya menggunakan keterangan yang muncul dari perkara dua terpidana kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto.

“Menggunakan keterangan atau kesaksikan dari perkara Irman dan Sugiharto untuk menelusuri keterlibatan Setya Novanto sama sekali tidak salah. Tetapi, nilai keterangan itu hanya sekadar bukti pendukung, bukan alat bukti utama,” jelas Bambang.

Jika keterangan Irman dan Sugiharto yang dijadikan pijakan untuk menetapkan status tersangka terhadap Novanto, kata Bambang, jelas hal itu menggambarkan proses penyidikan yang belum tuntas. Maka, tidak mengherankan jika hakim menyatakan status tersangka Novanto tidak sah.

Bambang juga menyebut, kecerobohan tadi tidak hanya dilakukan saat membidik Novanto. Sebelumnya, KPK melakukan hal yang sama.

“Publik masih ingat bahwa pada awal penyidikan, KPK langsung mengumumkan sejumlah nama anggota DPR yang diduga menerima aliran dana dari e-KTP. Namun, tuduhan itu belum didukung bukti yang memadai. Bahkan, nama-nama yang disebut itu belum pernah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di KPK,” ucapnya.

Atas hal itu, dia meminta KPK tidak sembarangan lagi dalam memutuskan status seseorang. Semuanya harus dilakukan dengan cermat dan bukti yang cukup. “Penanganan kasus korupsi harus mengutamakan penegakan hukum yang berlandaskan keadilan,” demikian Bamsoet.[san]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya