Berita

E-KTP/net

Hukum

Saksi Kasus E-KTP Ngaku Dikenalkan Dengan Adik Gamawan Fauzi

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 02:32 WIB | LAPORAN:

Majelis Hakim sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong menghadirkan saksi yakni anggota tim yang ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan E-KTP, Johanes Richard Tanjaya alias Johanes Tan.

Dalam kesaksiannya, Johanes mengakui bahwa dia terlibat dalam proyek E-KTP karena diajak oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri saat itu, Irman.

"Iya benar," akunya menanggapi pertanyaan dari hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jum'at (29/9).


Dia juga mengakui bahwa bersama Andi Narogong dan para pengusaha lain, sering berkumpul dan menyiapkan teknis pengadaan E-KTP. Mereka bahkan memiliki sebuah kantor khusus di sebuah ruko di Fatmawati, Jakarta Selatan. Disana, mereka berkantor sekira lebih dari 6 bulan. Segala fasilitas pun disediakan oleh Andi Narogong.

"Iya kami dikasih ruangan (oleh terdakwa)," kata dia menjawab pertanyaan Hakim Anwar.

Meski bekerja selama enam bulan, Johanes mengaku tidak pernah digaji. Kehadirannya dalam proyek itu hanya karena kebanggaan jika proyek E-KTP bisa rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dengan baik. Namun dalam perjalanannya, karena merasa tidak cocok dengan Irman, dia pun mundur dari proyek itu.

Namun, diakui Johanes beberapa waktu sebelum dia mundur dari proyek senilai Rp 5,9 triliun itu, salah satu orang dekat Menteri Dalam Negeri ketika itu, Gamawan yang bernama Hendra, pernah mengenalkan dia dengan adik kandung Gamawan, Azmin Aulia.

"Saya pernah dipanggil Hendra di kantor Azmin Aulia. Kemudian saya ajak saudara Jimmi Iskandar alias Bobi untuk datang ke kantor Azmin Aulia, adik Gamawan Fauzi di Kompleks Gran Wijaya.

"Pada saat itu saya dikenalkan hendra dengan Azmin mulia. Betul?," tanya Hakim Anwar mengkonfirmasi pernyataan Johanes di BAP.

"Betul yang mulia," timpal Johanes.

Johanes juga diperkenalkan Hendra dengan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tanos. Kata Johanes, orang dekat Azmin Aulia itu cukup berpengaruh dalam proyek E-KTP.

"Saat itu Paulus datang di Fatmawati, kenalan dengan kami. Ok Pak," bebernya.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya