Berita

Nobar Film G30S/PKI/RMOL

Nusantara

SKPI: Komunis Masih Ada, Generasi Milenial Harus Sadar

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 00:12 WIB | LAPORAN:

Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam menggelar acara nonton bareng (nobar) film penghianatan G30S/PKI, di Sekretariat SKPI, Jalan Brawijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ketua Umum SKPI Farhan Hasan mengatakan nobar ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat terutama pemuda akan sejarah kelam bangsa Indonesia. Menurutnya saat ini generasi milenial saat ini semakin acuh terhadap sejarah bangsa.

“Kami yakin komunis itu masih ada, oleh karena itu kita wajib mengingatkan pemuda akan bahaya komunis. Acara ini adalah rangkaian acara roadshow yang akan dilakukan oleh SKPI di beberapa kota,” katanya disela-sela nobar, Jumat (29/9) malam.


Farhan melanjutkan, sebagai organisasi pemuda, SKPI wajib memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama pemuda agar mewaspadai kebangkitan paham komunis yang pernah menghantui bangsa ini. Menurut Farhan kemunculan komunis saat ini berbeda dari masa lalu. Paham ini merasuki pemuda dengan pemikiran-pemikiran negatif sehingga pemuda dijauhkan dari agama.

"Masyarakat khususnya pemuda saat ini sudah jauh dari nilai-nilai agama. Agama sudah dipisahkan dari sendi-sendi kehidupan," katanya.

Oleh karena itu dirinya menilai gagasan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menggelorakan kembali nonton film G 30 S PKI sangatlah positif. Cara ini dapat mengingatkan kembali masyarakat akan sejarah kelam bangsa Indonesia.

Farhan bersyukur acara nobar film G30S PKI ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.  Meski diguyur hujan, nobar tetap ditonton ratusan masyarakat. Mulai dari pemuda hingga warga dari berbagai lintas masyarakat dan golongan, seperti tukang mie ayam, buruh bangunan, pengusaha, seniman dan anggota TNI.

Sementara itu, Sekjen SKPI Fauzan Rachmansyah mengatakan, sejarah kelam yang pernah terjadi harus diwaspadai dan diingat. Menurutnya komunisme dan materialis adalah musuh yang nyata. Oleh karena itu sebagai organisasi pemuda di Indonesia harus mempersiapkan diri untuk tantangan masa depan.

"Jangan sampai lengah, karena dinamika itu suka datang tiba-tiba, dan segala bentuk kedzaliman yang menyengsarakan rakyat harus dilawan oleh pemuda Indonesia dengan iman, amal dan keberanian. Itu merupakan tugas kami SKPI untuk meningkatkan hal tersebut, semoga Allah memberikan kebaikan bagi masyarakat di Indonesia," demikian Fauzan.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya