Berita

Hukum

Pendiri First Travel Minta Aset Yang Disita Polisi Jadi Jaminan Pembayaran Utang

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 16:28 WIB | LAPORAN:

CEO PT First Anugerah Karya alias Firts Travel Andika Surachman menawarkan proposal perdamaian kepada para calon jemaah. pernawaran proposal perdamaian ini merupakan salah satu poin dari nota perdamaian yang disampaikan dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) First Travel di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jumat (29/9).

Pengacara Firts Travel, Deski menjelaskan, proposal perdamaian tersebut sesuai uang ditawarkan oleh pemilik Firs Travel. Salah satu poin penting dari nota itu adalah pihak First Travel menyatakan kesanggupannya untuk memberangkatkan seluruh calon jemaah yang menjadi debitur mereka. Dalam pelaksanaan konsorsium dengan investor nanti, sambung Deski, segala masukan dari para jamaah dan pengurus juga akan dipenuhi.

Meski izin perusahaan milik kliennya sudah dicabut oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Kementerian Agama. Namun, kata Deski, pihaknya mengaku akan melakukan segala upaya agar Andika dan istrinya Anisa Hasibuan bisa memenuhi tanggung jawabnya terhadap para jamaah.


"Karena izinnya sudah dicabut, kami bisa lakukan upaya (gugatan ke) PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Upaya PTUN itu kami ajukan maka status dari dicabutnya izin kami akan terjadi statusquo. Kalau kami statusquo, kami tetap bisa memberangkatkan jamaah dengan Firts Travel ataupun dengan konsorsium," tegas saat ditemui di PN Jakpus.

Seperti diketahui, jika dalam persidangan PKPU, First Travel kalah, perusahaan yang digawangi pasangan suami istri itu bakal diwajibkan untuk membayar utang kepada vendor dan jemaah senilai lebih dari Rp1 triliun.

Menurut Deski, nilai hutang itu sebenarnya sangat tidak sebanding dengan semua aset kliennya yang sudah disita oleh Bareskrim Polri. Karenanya, jika sudah statusquo, semua aset Andika baik itu berupa barang, properti maupun uang yang sudah disita aparat sebagai barang bukti harus diberikan daftarnya. Sebab daftar dari aset-aset tersebut akan digunakan sebagai jaminan kepada investor yang hendak bekerja sama.

"Jadi aset yang ada di Bareskrim itu saya belum terima daftarnya. Setelah daftar sita aset sudah kami terima, kami akan berikan. Itu yang selalu kami bicarakan dengan pengurus. Kami akan berikan, buat apa kami juga menyimpan aset kalau memang aset itu bisa menjamin kami keberangkatan, kami akan berikan, masalahnya saya juga belum dapat," urainya.

Deski menambahkan, jika First Travel berangsur-angsur memberangkatkan para jemaah haji, maka keuntungan dari itu akan digunakan untuk membayar vendor. Selama kegiatan para jemaah umroh mulai dari pesawat, packaging, hotel dan lainnya, Deski memastikan bahwa kliennya tetap akan menggunakan vendor yang sama.

"Kami akan tetap membayar. Misalnya harganya 1000 kami akan membayar 1300, 300 adalah untuk cicil utang, dan 1000 nya adalah untuk membayar jamaah," jelasnya. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya