Berita

Foto: Net

Nusantara

Aksi 299: PKI Tidak Layak Ada di Indonesia

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 15:27 WIB | LAPORAN:

. Massa Aksi 299 terus menyuarakan aspirasi dan tuntutan mereka lewat mobil komando yang terparkir tepat di depan Gedung DPR Jakarta.

Orator dari alumni Aksi 212 menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) hendak dihidupkan kembali dengan munculnya desakan pencabutan terhadap TAP MPR 25/1966.

"PKI mau dibangkitkan kembali oleh partai pendukungnya yang meminta TAP MPR dicabut," tegas orator dari mobil Komando, Jumat (29/9).


PKI disebut tidak layak ada di Indonesia karena ingin memisahkan agama dan negara. Selain itu paham komunis dinilai menjadi dalang pembantaian ulama di Tanah Air.

"Yang bantai kiai dan ulama itu siapa kalau bukan PKI?" tegasnya.

Selain menolak mencabutan TAP MPR yang melarang adanya PKI, massa aksi juga mendesak DPR untuk menolak pengesahan Perppu 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya