Berita

Pertahanan

Polri: RPG Itu Barang Lama, Mau Masuk Museum

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 14:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri masih menyimpan senjata berat jenis rocket proppelled grenade (RPG) untuk diperkenalkan kepada anggota Korps Brimob yang baru masuk.

Demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, masih menanggapi polemik akibat peredaran video yang memperlihatkan anggota Brimob Polri menggunakan granat berpeluncur roket.  

Kemarin, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengatakan, video tersebut memang benar, tetapi terjadi di waktu kepolisian masih bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).


Hari ini, ia menekankan lagi bahwa senjata tersebut adalah barang lama yang memang dimiliki Polri pada zaman dahulu

"Saya mengulangi lagi, itu barang lama" kata Setyo, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/9).

Peluncur roket itu akan dimasukkan ke museum Polri tetapi diujicoba lebih dahulu oleh anggota Brimob yang baru diterima.

"Sekalian untuk pembelajaran bagi anggota-anggota yang muda-muda bahwa kita pernah punya seperti ini," jelas Setyo.

Video polisi yang tengah berlatih menggunakan RPG sempat viral di media sosial. Dengan durasi 58 detik, video itu memperlihatkan beberapa orang yang memakai seragam polisi tengah memanggul RPG dipandu oleh instruktur.

Video tersebut langsung dikaitkan dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tentang institusi yang berencana membeli 5.000 pucuk senjata dengan cara ilegal. Gatot juga mengancam menyerbu institusi apapun selain TNI yang memiliki senjata berat seperti anti tank. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya