Berita

Deddy Mizwar/Net

Nusantara

Deddy Mizwar Minta Ikadin Beri Wawasan Hukum Ke Masyarakat

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 04:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para ahli hukum yang berada di Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) harus bisa berkontribusi dalam mengembangkan wawasan masyarakat tentang kesadaran hukum, terutama terkait hak dan kewajiban masyarakat di dalam hukum itu sendiri.

Begitu pesan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), di Hotel Horison Bandung, Kamis (28/9).

"Ikadin ini asosiasi profesi, jadi ada standarisasi, dan juga kompetensi disana, bayangkan, bahaya nggak kalau masalah hukum dibicarakan orang tanpa ada kompetensi? Apa kata dunia," ujarnya seperti dikutip RMOLJabar.


"Maka dari itu, para ahli hukum ini diharapkan kontribusinya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesadaran hukum, di samping juga menyadarkan masyarakat akan hak-hak, dan kewajibannya di mata hukum, dan lain sebagainya," sambungnya.

Jangan sampai, lanjut Deddy, para praktisi hukum justru membuat masyarakat yang 'buta hukum' menjadi korban, dengan pengetahuannya di bidang hukum.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikadin, Sutrisno menekankan kepada para anggotanya agar berjuang membentuk penegakan hukum yang transparan, bersih dan lugas.

Sutrisno menambahkan, hal tersebut ditekankan sebagai upaya pembenahan penegakan hukum di Indonesia.

"Ketika penegakan hukum tidak berjalan, di sana tidak ada keadilan," tegas Sutrisno.

Sutrisno juga mengutarakan bahwa hasil rapat nasional ini akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo sebagai rujukan dalam pembenahan permasalahan hukum di Indonesia.

Sutrisno pun menuturkan bahwa masih banyak produk hukum Indonesia bekas peninggalan Belanda. Sehingga perlu adanya perubahan karena sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman saat ini. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya