Berita

Nusantara

Petahana Kubu Raya Bisa Kalah Kalau Salah Pilih Cawabup

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 02:23 WIB | LAPORAN:

Lembaga survei INES (Indonesia Network Election Survey), menempatkan Rusman Ali dan Muda Mahendrawan di peringkat teratas dalam survei menyambut Pilkada Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Dalam survei yang berlangsung sejak tanggal 5 sampai 18 September 2017 itu, keduanya saling kejar-mengejar dalam hal popularitas, akseptabilitas, kapabilitas maupun elektabilitas.

Dimana tingkat popularitas Rusman Ali 73,2 persen sedangkan Muda Mahendrawan 73,1 persen. Kemudian akseptabilitas, Muda Mahendrawan unggul 69,3 persen dan Rusman Ali 68,2 persen. Sedangkan kapabilitas Rusman Ali 73,2 persen dan Muda Mahendrawan 74,2 persen. Mengejutkan tingkat elektabilitas Rusman Ali 23,8 persen tidak terpaut jauh dengan Muda Mahendrawan 23,6 persen.


Direktur Eksekutif INES, Arifin Nur Cahyono mengatakan bahwa secara umum, Rusman yang petahana bisa dibilang masih unggul. Namun kemenangan itu rawan disalip.

"Rusman Ali bisa berbahaya. Angkanya tidak terpaut jauh. Karena Muda Mahendrawan sudah jalan duluan apalagi didukung dari partai yang mengusungnya,” kata Arifin dalam keterangan yang diterima wartawan, Kamis (28/9).

Untuk itu menurut dia, kemenangan Rusman Ali kata Arifin akan sangat ditentukan oleh siapa pasangannya sebagai calon wakil bupati. Sosok calon yang tepat diharapkan bisa mendongkrak lebih jauh suara agar semua lawan tertinggal jauh.

INES juga mensurvei siapa sosok yang pantas sebagai Wakil Bupati. Hasilnya, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Yuslanik lah yang menempati urutan teratas.

Yuslanik sendiri mengaku terkejut saat mengetahui namanya menempati posisi rating teratas sebagai bakal calon wakil bupati Kubu Raya berdasarkan hasil survei INES. Ia menyatakan munculnya penilaian itu seiring populernya Partai Gerindra tempat dirinya berpolitik sebagai perahu untuk duduk sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD Kubu Raya saat ini.

"Selama tujuh tahun ini saya memang sering turun bersama Partai Gerindra untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang selama ini tersumbat. Mungkin tanpa saya sadari disitu masyarakat memiliki penilaian tersendiri terhadap saya,” katanya.

Jadi, ia menilai hal itu dikarenakan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Partai Gerindra yang berimbas terhadap dirinya.

"Kebetulan saya di Komisi IV DPRD Kubu Raya di bidang pendidikan atau kesehatan. Banyak hal yang disampaikan masyarakat terhadap dua sektor itu yang harus diperjuangkan,” ujarnya.

Terkait mekanisme politik di Partai Gerindra, Yuslanik akui memang dirinya tidak mengikuti proses pendaftaran. Namun beberapa waktu lalu DPP telah memberikan sinyal agar kader Partai Gerindra harus dapat mengambil bagian sebagai calon wakil bupati. Gayung bersambut ternyata DPP mendukung Yuslanik untuk maju sebagai calon wakil bupati.

"Karena saya kader partai, maka harus siap diperintahkan oleh partai meskipun dengan konsekuensi politik saya sebagai anggota DPRD Kubu Raya yang harus mundur,” tegasnya.

Berdasarkan hasil survei INES, tingkat popularitas Yuslanik mencapai 54,3 persen. Tingkat akseptabilitasnya 64,3 persen, tingkat kapabilitas 66,3 persen dan tingkat elektabilitas 22,3 persen.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka di lapangan terhadap 939 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error kurang lebih 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya