Berita

Agus Rahardjo/net

Hukum

Ketua KPK: Pertimbangan Hakim Cepi Pasti Keliru

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 17:26 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengkritik keputusan hakim tunggal dalam sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia mengklaim bahwa KPK memiliki bukti sangat banyak untuk menunjukkan keterlibatan Novanto dalam korupsi E-KTP. Salah satunya, rekaman suara yang diduga percakapan antara Novanto dengan pihak lain terkait kasus itu.

Namun, dalam sidang kemarin (Rabu, 27/9), hakim PN Jakarta Selatan, Cepi Iskandar, tidak mengabulkan permintaan KPK untuk memperdengarkan rekaman itu. Alasannya, rekaman tersebut masuk dalam materi perkara.


Padahal, KPK menanggap rekaman itu sebagai salah satu bukti kuat sang Ketua DPR RI terlibat korupsi.

"Sebetulnya kalau dibuka sangat bagus. Untuk kemudian bisa membuktikan pada rakyat. Dengan rekaman tersebut kita pasti banget yang ngomong siapa, yang diomongin siapa, dan yang diomongkan apa," lanjut Agus.

Agus mempertanyakan pertimbangan hakim sehingga menolak rekaman diputar. Tapi yang pasti, pertimbangan itu kurang tepat.

"Saya enggak tahu pertimbangan hakim. Pasti keliru," tegasnya. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya