Berita

Edi Hasibuan/Net

Politik

Negeri Darurat Korupsi, Densus Tipikor Polri Harus Beroperasi 2018

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pusat Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) berharap pembentukan Densus Tipikor Polri diharapkan menjadi prioritas pemerintah.

"Negeri kita saat ini darurat korupsi. Dimana-mana ada korupsi dari kota hingga desa tumbuh subur," ungkap Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan di Jakarta, Kamis (28/9).

Menurut Edi, dalam situasi seperti ini dibutuhkan petugas yang kuat dan personil besar serta anggarannya operasional yang memadai.


"Bisa dimaklumi jika saat ini Polri mengajukan angggaran Rp 975 miliar dari pagu indikatif Polri Rp 136 triliun," ungkapnya.

Pandangan dan penelitian Lemkapi, pengajuan anggaran ini sangat rasional. Diharapkan Densus Tipikor Polri bisa bekerja maksimal sesuai harapan masyarakat.

Edi menjelaskan, dalam meningkatkan kinerja Polri dalam pemberantasan korupsi selain anggaran yang rasional, juga dibutuhkan kewenangan yang cukup termasuk kewenangan untuk menyadap.

"Tanpa didukung dengan kewenangan ini, polisi sama saja tidak bisa berbuat banyak alias jalan di tempat. Selama ini polisi kita ketahui bisa melakukan penyadapan apabila sudah mendapat izin pengadilan," paparnya.

Mantan Anggota Kompolnas ini menambahkan, mengingat pembentukan ini sangat mendesak, diharapkan Densus Tipikor Polri segera terbentuk dan bisa beroperasi tahun 2018.

"Dalam operasionalnya nanti, kita harapkan Polri jangan hanya mengedepankan tindakan penegakan hukum semata, tapi juga mengedepankan penyuluhan dan pencegahan untuk merubah budaya masyarakat menghindari korupsi mulai dari tingkat Mabes Polri hinggga Polres di seluruh indonesia," demikian Edi Hasibuan. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya