Berita

Tubagus Dony/Net

Nusantara

Tubagus Dony Bawa Perubahan Besar Bagi PT KIEC

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 01:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Nama Tubagus Dony Sugihmukti tengah ramai jadi perbincangan publik. Ini lantaran Dony diduga terlibat dalam kasus suap Walikota Cilegon, Iman Ariyadi. Ia bahkan sudah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Namun demikian, pria berusia 54 tahun ini ternyata telah membawa perubahan besar bagi PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) di tengah stagnasi pertumbuhan bisnis kawasan industri yang tergantung pada bisnis sewa lahan.

Dony yang dipercaya menjabat posisi Direktur Utama Perusahaan pada 2015, langsung melakukan sejumlah gebrakan dengan mentransformasikan ketergantungan bisnis lahan (land dependant) ke non-lahan, mencakup pembangunan hotel, pergudangan, office, sarana rekreasi, dan properti residensial.


"Sebelumnya rasio pendapatan lahan dan non lahan sebesar 90:10. Kemudian perubahan mulai kita tempatkan pada target rasio menjadi 50:50 antara lahan non lahan," tutur Dony sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi,

Pengembangan fasilitas wahana hiburan seperti Krakatau Waterworld dan Royale Krakatau Garden dikerjakan, termasuk pembangunan Tenant Service Centre yang memudahkan para investor untuk melakukan kegiatan bisnis di kawasan industri KIEC.

KIEC juga bekerjasama dengan PT. Trans Retail Indonesia untuk membangun pusat perbelanjaan di Cilegon. Perizinan Transmart ini yang kemudian diduga bermasalah oleh KPK.

Perubahan yang dibawa Doni ini juga tercatat dalam laporan tahunan KIEC tahun 2016. Tercatat penjualan tanah dan pendapatan jasa meningkat 35 persen dari Rp 337,05 miliar di tahun 2015 menjadi Rp 454,39 miliar di tahun 2016. Laba tahun berjalan bahkan meningkat 142 persen dari Rp76,8 miliar di tahun 2015 menjadi Rp186,17 miliar.

Selain itu, Doni juga membuat KIEC meraih berbagai penghargaan, seperti Wajib Pajak Terbaik Provinsi Banten 2016 dan The Best Performance Implementasi KPKU BUMN tahun kerja 2015.

Di mata Ketua Kadin Kota Cilegon Ali Mujahidin, Doni dikenal sebagai pria yang tidak gegabah dalam setiap mengambil kebijakan.

"Saya mengenal beliau sebagai profesional yang baik, mengerti dan taat hukum. Beliau orang yang sangat berhati-hati," kenangnya.

Pagi ini, KPK menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap Tubagus Dony Sugihmukti sebagai tersangka kasus suap perizinan kepada Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi. Pemeriksaan dijadualkan pada pukul 10.00. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya