Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Danny Pomanto Bicara Sombere And Smart City Ke CEO Se-Asia

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 22:55 WIB | LAPORAN:

Walikota Makassar, Danny Pomanto menjadi salah satu pembicara dalam Asia-Singapore Roundtable pada kegiatan Internasional Entrerprise Singapore (IES) di Marina Bay Sands Expo and Convention Center, Singapura, baru-baru ini.

Danny menjelaskan, smart adalah perangkat keras atau pekerjaan yang terlihat hasilnya seperti yang telah dilakukannya dalam membangun lorong garden, war room berbasis cctv dan internet yang memantau Makassar dari satu ruangan.

"Call center 112 yang cepat tanggap, hingga layanan home care yang menjangkau masyarakat hingga ke lorong," jelasnya dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Rabu (27/9).


Sementara itu, lanjutnya Sombere merupakan perangkat lunak, piranti yang tidak terlihat. Dimana Sombere diukur dari kesopansantunan masyarakat, partisipasi yang besar terhadap perubahan, sikap ramah tamah kepada tamu kota Makassar baik mereka yang berasal dari liar kota maupun dari negara berbeda.  

"Sikap Sombere juga terlihat dari pelayanan aparat pemerintahan terhadap masyarakat yang mengedepakan hospitality atau pelayanan prima," jelasnya.

Danny menekankan bahwa Sombere dan Smart City adalah konsep yang menggabungkan kesuksesan kota Makassar mengikuti teknologi namun tetap diimbangi oleh lokal karakter kuat masyarakat Makassar yang ramah dan menjaga kehormatan tamu-tamunya.

"Makassar juga adalah Kota dimana penduduknya itu cukup parsipasitif. Hal itu dibuktikan misalnya dengan lorong garden. Semua lapisan masyarakat itu dalam beberapa kegiatan, baik kegiatan kemasyrakatan maupun pemerintahan hingga ke lorong-lorong," jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Danny, tingkat partisipasi masyarakat Kota Makassar juga bisa dibuktikan pada waktu pemilihan baik di tingkat RT/RW rata-rata 98 persen orang di Makassar itu juga ikut memilih.

"Dengan tingginya tingkat partisipasi masyarakat di Kota Makassar kita dapat asumsikan masyarakat ingin yang terbaik untuk lingkungannya di semua lapisan.  Dari situ kita mulai pembangunan terbaik yang memungkinkan pemerintah untuk membangun dan mengembangkan infrastrukur secara lebih transparan dan akuntable," pungkas Danny.

Hadir dalam kegiatan itu pembicara lainnya. Mereka adalah Group CEO Meinhardt Group International, Omar Shahzad, CMO ST Engineering Chew Men Leong, Managing Director Eutech Cybernetic, Dr. Hari Gunasingham, Chief Strategic Development Officer Ananda Development public Co. Ltd,  Dr. John Leslie Millar dan Director office of public-private partnership Asian Development Bank, Takeo Koike.

Kegiatan ini, merupakan agenda rutin yang mempertemukan para aktifis, akademisi dan stake holder yang menangani masalah infrastruktur di masing-masing kota atau negara. IES sendiri diikuti oleh negara-negara se Asia dan Singapura dibuka langsung oleh Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, S Israwan. Serta disaksikan oleh CEO International Enterprise Singapura, Lee Ark Boon. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya