Berita

Kekerasan Terhadap Wartawan/net

Nusantara

Oknum LSM Gebuk Wartawan Di Belitung

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini, wartawan Pos Belitung, Disa, dikeroyok oleh sejumlah oknum LSM Intel dan Perwabel, Selasa (26/9) kemarin.

Aksi premanisme tersebut dilakukan lantaran oknum LSM itu tidak terima soal pemberitaan penambangan timah ilegal yang terbit di media tersebut.

Saat dikonfirmasi, Disa mengakui sewaktu berita soal adanya penambangan ilegal dinaikkan, nama LSM maupun nama oknum-oknum yang melakukan aktivitas melawan hukum itu tidak disebutkan.


"Sebenarnya saya tidak mau memperpanjang masalah ini,sebelumnya mereka sempat ngajak bertemu, nah pada waktu itu saya sampaikan mekanisme sesuai kaidah jurnalistik, saya jelaskan juga tidak menyebutkan nama LSM maupun nama-nama orang di LSM itu. Saya kira sudah selesai, gak taunya mereka nelpon lagi ngajak ketemu, tahu-tahu mereka bilang ramai-ramai mau ke kantor. Nah waktu saya datang di kantor sudah ramai," jelas Disa kepada RMOL Babel, Rabu (27/9).

Pertemuan di kantor redaksi kata Disa pun tak terkendali. Puluhan orang dari oknum LSM tersebut ada yang mengeluarkan kata kasar bahkan teriak-teriak.

"Suasana tidak terkendali lagi, belum sempat saya berdiri dari kursi saya didorong, ditendang hingga keluar kantor. Saya sempat keluar dari kantor, malah mereka mengejar saya dan masih melakukan pemukulan," ungkap Disa.

Karena merasa semakin terancam, Disa pun mencoba menghubungi pihak kepolisian. Selang beberapa lama aparat kepolisian datang dan suasana bisa diatasi.

"Proses hukum tetap lanjut," demikian Disa.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya