Berita

Bisnis

Indonesia FSC Week 2017: Peduli Hutan Berawal Dari Rumah

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 12:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Forest Stewardship Council (FSC), salah satu organisasi nirlaba internasional yang memiliki wewenang menerbitkan sertifikasi produk kehutanan, berkomitmen akan memberikan edukasi publik tentang tata cara penggunaan dan pengelolaan hasil hutan yang bertanggung jawab.

"Program Indonesia FSC Week 2017 merupakan perwujudan komitmen FSC di Indonesia untuk terus memberikan edukasi dan komunikasi kepada publik baik yang menyasar kepada korporasi maupun individu," jelas Head Of Business Development FSC Indonesia, Indra Setia Dewi, saat peluncuran Indonesia FSC Week 2017 di The Ritz-Carlton, Jakarta, kemarin.

Program Indonesia FSC Week 2017 merupakan penamaan payung program yang beberapa rangkaian program didalamnya telah dilakukan FSC Indonesia dalam 3 tahun terkahir ini bersama TETRA PAK Indonesia, IRComm Norton Capital dan mitra FSC lainnya.


"Harapannya dengan berbagai macam kegiatan yang telah FSC lakukan dapat terus memberikan kontribusi yang baik dalam tata cara penggunaan dan pengelolaan hasil hutan yang bertanggung jawab," ungkapnya.

Indonesia FSC Week 2017 yang untuk pertama kali diadakan FSC Indonesia bersama TETRA PAK® Indonesia, IRComm Norton Capital dan para mitra FSC lainnya ini mengangkat tema "Peduli Hutan Berawal Dari Rumah". "Indonesia FSC Week 2017 merupakan rangkaian program dan acara yang dilaksanakan selama 1 minggu," paparnya..

Di antara rangkaian program tersebut adalah perhelatan akbar perayaan FSC Friday 2017 yang merupakan acara ketiga kalinya di Indonesia. FSC Friday 2017 yang juga dirayakan secara serentak di seluruh dunia ini digelar di AEON Mal BSD Tangerang dan sekaligus program FSC Corner yang melakukan edukasi dan komunikasi melalui both activity di AEON Supermarket BSD Tangerang.

Selain FSC Friday 2017, acara yang tidak kalah besarnya yaitu FSC Indonesia Leadership Forum 2017 yang merupakan acara berupa seminar sehari. Acara tersebut akan menghadirkan pembicara dari beberapa kalangan industri dengan tema "Prospek Sustainable Business Dalam Meningkatkan Value Perusahaan". Acara tersebut yang akan digelar di The Ritz-Carlton Jakarta itu akan dihadiri para pelanggan TETRA PAK Indonesia dan mitra FSC.

Rangkaian program Indonesia FSC Week 2017 lainnya adalah Pemberian simbolis sertifikasi FSC kepada 7 perusahaan oleh The Borneo Initiative dan kerjasama Perum Perhutani dengan FSC Indonesia yang kedua acara tersebut juga akan dilaksanakan di The Ritz-Carlton Jakarta.

Program besar lainnya adalah acara peresmian peluncuran program Dropbox secara khusus untuk kemasan karton minuman bekas atau disebut UBC (Used Beverage Cartons), yang telah di inisiasi oleh TETRA PAK Indonesia sejak tahun 2013, dan pada tahun 2017 dilibatkan bersama sebagai pilot project Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dalam realisasi penerapan pengelolaan sampah industri dan konsumen merujuk kepada penerapan UU 18/2008 dan PP 81/2012. Acara ini akan diselenggarakan di kantor KLHK.[zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya