Berita

Ri Yong Ho/Net

Dunia

Korea Utara Akan Tembak Jatuh Pesawat Perang Amerika

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Korea Utara tidak takut dengan ancaman Amerika Serikat. Korea Utara akan melakukan tindakan balasan jika diancam, termasuk menembak jatuh pesawat perang AS di wilayah mereka.

Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho mengatakan AS telah mengumumkan perang terhadap negaranya. Ri secara langsung mengaitkan komentar Presiden AS Donald Trump hari Sabtu di media sosial Twitter dengan ancaman itu.

"Just heard Foreign Minister of North Korea speak at U.N. If he echoes thoughts of Little Rocket Man, they won't be around much longer!" ujar Trump lewat akun @realDonaldTrump menanggapi pidato Ri di Majelis Umum PBB sebelumnya.


Senin kemarin (25/9), Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho menanggapi pernyataan Presiden Trump tersebut.

"Semua negara anggota yang ikut dalam PBB dan seluruh dunia harus secara jelas ingat bahwa AS-lah yang pertama kali mengumumkan perang terhadap negara kami," imbuhnya.

"Kami punya hak untuk melakukan tindakan balasan, termasuk hak untuk menembak jatuh pembom strategis AS, bahkan ketika mereka belum berada di dalam wilayah udara negara kami," tambah Ri memperingatkan seperti dilansir dari voaindonesia.com.

Jurubicara Pentagon, Kolonel Angkatan Bersenjata Robert Manning mengatakan, jika Korea Utara tidak menghentikan tindakan provokatif mereka, militer AS akan meminta pertimbangan kepada Presiden AS untuk menghadapi negara Presiden Korea Utara Kim Jong-un.

"Kami punya hak untuk terbang, berlayar dan beroperasi di manapun yang diperbolehkan secara hukum di seluruh dunia," tegasnya.

Sabtu lalu, pesawat pembom AS, Lancer B-1B diluncurkan dari Guam, dikawal oleh jet tempur F-16 dari pangkalan AS di Jepang terbang di wilayah udara internasional, melintasi perairan timur Korea Utara. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya