Berita

Foto: Dok. Kemensos

Nusantara

Mensos: Santri Juga Harus Kuasai Teknologi dan Mandiri

Dorong Budidaya Pertanian Hidroponik
SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 22:50 WIB | LAPORAN:

Para santri pondok pesantren diharapkan tidak hanya bisa mengaji, melainkan juga menguasai teknologi dan kelak siap mandiri.

Begitu dikatakan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Green House Al Mina Farm milik Yayasan Al Mina di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (25/9).

Khofifah hadir disini mewakili Presiden Joko Widodo. Kata dia, Kebun hidroponik yang dibangun atas bantuan Presiden Jokowi tersebut berisi sejumlah tanaman pokok yang dibutuhkan antara lain selada, tomat, sawi dan sayur mayur lainnya.


"Adanya kesan  bahwa  lulusan pesantren hanya bisa ngaji  harus hilang. Tunjukkan kalau lulusan pesantren memiliki kemampuan dan kapasitas yang juga mumpuni. Bisa jadi profrsional, akademisi,  jadi menteri bahkan jadi Presiden seperti Gus Dur. Kompetensinya juga tidak kalah dengan lulusan sekolah umum," jelasnya.

Karenanya, menurut Khofifah, pekerjaan rumah terbesar pesantren saat ini adalah membuka diri dan beradaptasi  dengan perkembangan zaman namun tidak meninggalkan tradisi has pondok pesantren.

Khofifah mencontohkan, budidaya pertanian hidroponik yang dikembangkan Yayasan Al Mina yang menurutnya dapat menjadi motor penggerak ketahanan pangan di tengah masyarakat.

"Bagi para pengasuh pesantren dan para santri, Pak Presiden berharap Pesantren bisa bermetamorfosis mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, sehingga akan mendorong kemandirian pesantren dan santri kelak setelah lulus," jelasnya.

"Sedikitnya ada tiga format pesantren yang diharapkan terbentuk oleh Pak Jokowi yaitu pesantren agro, bahari, dan wirausaha. Nah, Al Mina ini adalah salah satu perwujudan pesantren agro," tambah Khofifah lagi.

Dia mengatakan, budidaya tanaman hidroponik yang dikembangkan Al Mina dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas atau yang kesulitan mencari lahan terutama masyarakat perkotaan. Sementara untuk kalangan santri, tentu saja akan mendorong semangat kewirausahaan di bidang pertanian.

"Memang padat modal, tapi segmen pasar yang disasar adalah menengah keatas. Dan hingga saat ini besarnya permintaan pasar belum mampu dipenuhi oleh para petani hidroponik," imbuhnya.

Karenanya, dalam kesempatan tersebut Khofifah menyampaikan harapan agar sektor swasta dan BUMN  dapat ikut serta membantu permodalan dan teknologi, hususnya melalui dana tanggung jawab sosial. Dengan demikian, dapat ikut menginisiasi berkembangnya budidaya pertanian hidroponik di banyak tempat lagi. Khususnya di kalangan pondok pesantren seperti yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Jika ini terwujud maka akan terjadi lompatan kemandirian santri. Apalagi pasarnya sudah ada dan permintaannya pun besar," tandasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya