Berita

RMOL

Nusantara

Jokowi Ingin Ada Perusahaan Khusus Peternakan

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017 | 22:53 WIB | LAPORAN:

Para peternak di Indonesia harus diberikan wadah untuk berkumpul sebagai upaya meningkatkan penghasilan dan semakin sejahtera.

"Ini perlu ada perkumpulan peternak agar lebih terkonsolidasi," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Jambore Peternakan 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta (Minggu, 24/9).

Jokowi memiliki keinginan untuk membentuk perusahaan besar yang menghasilkan sektor ternak dalam bentuk perseroan, koperasi atau gabungan peternak.


"Karena kalau dihitung secara bisnis dan ekonomi, peternakan ini sangat menguntungkan dan mampu mensejahterahkan rakyat," katanya.

Menurutnya, jika ada wadah untuk mengumpulkan peternak nantinya bisa dikembangkan industri pembibitan, penggemukan dan pabrik pakan ternak. Sehingga dari hulu ke hilir semua dikelola oleh peternak sendiri.

Dia bahkan menyebut industri peternakan hanya dilakukan orang-orang yang berbisnis dengan hati dan perasaan, bukan sekedar mencari untung sebagaimana bisnis pada umumnya.

"Peternakan ini beda dengan bisnis lain, kalau sakit itu ternaknya kan dielus-elus," kata Jokowi. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya