Berita

Hermanto/MPR

MPR: Nilai Keberadaban Orang Indonesia Telah Hilang

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017 | 03:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ciri orang Indonesia adalah beradab. Namun belakangan, nilai-nilai keberadaban itu telah hilang.

Demikian disampaikan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hermanto saat acara Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR untuk kalangan pramuka Penegak di Balemong Resort, Ungaran, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).

Padahal, kata anggota MPR dari Fraksi PKS ini, adab sangat penting supaya ada harmonisasi di dalam masyarakat. Menurut dia, para tokoh bangsa telah memberi contoh bagaimana berkomunikasi dengan baik.


“Sudah menjadi ciri dari Tokoh Bangsa, kalau bicara  tidak menyakiti dan tidak menista orang lain. Dulu oleh nenek moyang kita diajarkan, kalau lewat di depan orang tua harus permisi. Dan, itulah kemudian dikenal sebagai tatakrama atau unggah ungguh. Tapi, tata cara seperti itu untuk anak-anak zaman sekarang dianggap kuno,” kata Hermanto.

Selain beradab, nilai lain yang telah lama ada di tengah masyarakat Indonesia adalah musyawarah. Setiap ada masalah diselesaikan dengan musyawarah dan gotong-royong sebagaimana terkandung dalam sila-sila Pancasila.

"Oleh karena itulah maka Pancasila disebut sebagai puncak peradaban Indonesia. Nah, kalau ada yang  menggugat Pancasila maka yang bersangkutan harus diluruskan pemikirannya," ungkap Hermanto.

Apalagi, imbuh dia, Pancasila dan UUD 1945 termasuk dua dokumen penting yang disahkan oleh Pendiri Bangsa dalam sidang PPKI pada 18 Agustus 1945. Sejak saat itulah Indonesia lahir dan berdiri sebagai sebuah negara yang berdaulat.[san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya