Berita

Nusantara

Soal Bayi Dimutilasi, Polisi Tunggu Hasil Autopsi RSCM

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017 | 19:51 WIB | LAPORAN:

Polisi masih menunggu hasil autopsi bayi berumur sehari yang dimutilasi oleh ibu kandungnya, Juni (19).

Juni melahirkan di rumah majikannya di Perumahan The Gading Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Kami masih menunggu hasil autopsi di RSCM," kata Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Gading, Arif Fazrulrahman, Jumat 22/9.


Dia menjelaskan, indormasi pihak rumah sakit, hasil autopsi diperkirakan keluar hari ini, atau besok (Sabtu, 23/9).

"Kemungkinan sore ini keluar. Atau besok kita tunggu saja dari rumah sakit," ujar Arif.

Dia melanjutkan, autopsi dilakukan untuk mengetahui kondisi bayi saat dilahirkan oleh tersangka apakah masih bernyawa atau tidak. Sebab, dari keterangan tersangka ketika Bayi dilahirkan kondisi bayi sudah dalam keadaan meninggal.

"Iya, kuncinya disitu (mencari penyebab meninggalnya bayi)," kata Arif.

Seperti diketahui, Bayi tersebut lahir, Sabtu (16/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Sehari kemudian bayi dibuang ke loteng rumah kosong sebelah rumah majikannya.

Keesokan harinya, bayi yang dibuang diketahui seorang pekerja proyek. Ketika saksi melaporkan ke warga dan polisi, Juni mengambil kembali bayi tersebut dan memotong delapan bagian organ tubuh bayi dan dimasukan ke dalam lubang closet. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya