Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

7 Saksi Kasus KTP-el Dipanggil KPK

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017 | 11:47 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan tujuh orang sebagai saksi Ketua DPR Setya Novanto dalam perkara KTP elektronik.

Ketujuh saksi tersebut berasal dari pegawai swasta dan PNS Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

Demikian disampaikan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (22/9).


Ketujuh saksi itu yakni Kepala Seksi Biodata NIK dan Kartu Keluarga, Kurniawan Prasetya Atmaja; PNS Ditjen Dukcapil, Fajar Kurniawan; mantan sopir eks Dirjen Dukcapil Irman, Mulyadi.

Perekayasa Madya di Balai Jatibgan Informasi dan Komunikasi (BJIK) BPPT, Slamet Aji Pamungkas; karyawan PT Softorb Technology Indonesia, Dudy Susanto; serta dua orang pihak swasta Evi Andi Noor Halim dan Melyanawati.

Febri merinci sudah lebih dari 120 saksi untuk Novanto yang dipanggil. Termasuk, Novanto sendiri pada Senin (11/9) dan dipanggil lagi Senin (18/9) lalu. Namun pada kedua jadwal itu Novanto tidak bisa hadir karena masih dirawat di rumah sakit.
Penyidik dan tim KPK juga telah dua kali mengengok Novanto di rumah sakit.

Menurut Febri, KPK sempat melihat langsung keadaan Novanto di ruangannya. Pada kunjungan KPK kedua, Rabu (20/9), Febri menyampaikan bahwa kondisi Novanto telah lebih baik pasca pemasangan ring di jantungnya. Di sana mereka melihat Novanto tengah tidur dengan tangan yang masih diinfus. Alat bantu oksigen tak lagi nampak di tubuh Novanto.

"Menurut dokter, jika tidak dalam keadaan tidur, pasien sebenarnya bisa berkomunikasi dengan baik," kata Febri.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya