Berita

Net

Nusantara

Tahun Baru Hijriah Momentum Kebangkitan Spiritual

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 | 21:34 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru 1 Muharam 1439 Hijriah sebagai momentum kebangkitan spiritual.

"Kebangkitan itu berdasarkan iman, ilmu dan amal saleh guna mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial. Demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa," ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/9).

MUI menyerukan kepada kaum muslimin agar memasuki tahun baru 1439 Hijriah dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan. Serta senantiasa mengharap ridho Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai.


"Seraya kita berdoa semoga di tahun 1439 Hijriyah ini dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara," kata Zainut.

Kaum muslimin juga diminta dapat mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun) dan bersikap adil (itidal) dalam menjalankan ajaran agama. Dengan begitu, umat Islam agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit dalam menjalankan ajaran agama demi mewujudkan ukhuwah Islamiyyah yang hakiki untuk menuju persatuan umat dan bangsa.

"MUI mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengembangkan toleransi dan wawasan kebhinnekaan sejati," ujar Zainut.

Lebih dari itu, MUI juga mengajak umat Islam Indonesia menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, dan saling menghormati. Kemudian saling mencintai dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan atau ukhuwah wathaniyyah. Hal itu dilakukan dalam rangka memelihara keamanan negara dan kerukunan bangsa.

"Sebagai bentuk refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, kepedulian dan saling menolong antar sesama dalam kebajikan dan ketakwaan. Untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, bahagia, sejahtera lahir dan batin," demikian Zainut. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya