Berita

Dunia

Meksiko Digoyang Gempa Besar, Tak Ada WNI Yang Jadi Korban

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 13:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sampai saat ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa berkekuatan 7.1 Skala Richter di Meksiko. Meski demikian, sejumlah staf KBRI telah mengungsi.

"Belum ada laporan WNI yang menjadi korban, namun beberapa staf KBRI telah mengungsi ke KBRI karena rumah mereka dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius," demikian keterangan yang dilansir situs Kemenlu.

Demikian juga gedung KBRI maupun Wisma Duta, tidak ada kerusakan signifikan. Meski memang, beberapa hiasan lemari dan televisi di KBRI dan Wisma  jatuh dan rusak.


WNI di Mexico total 282 jiwa, 142 WNI di Mexico City, ada 5 orang di Puebla, 1 di Morelos.

Saat ini KBRI Mexico City dibuka sebagai tempat penampungan (shelter) dan dapur umum bagi WNI yang memerlukan tempat penampungan sementara.

KBRI juga sudah mengeluarkan Citizen Advisory pada pukul 13:41, 19 September 2017. Hotline KBRI +52 55 6298 5506, Landline +52 55 5280 6363.

Gempa besar yang terjadi pukul 13:15 pm, Selasa (19/9) berpusat di Tenggara kota Axochiapan, Negara Bagian Morelos, di perbatasan antara negara bagian Morelos dengan Puebla, sekitar 120 km dari Mexico City. Gempa berdampak di setidaknya di lima negara bagian Estado de México, Morelos, Puebla, Guerrero, dan juga Mexico City.

Gempa tersebut bertepatan dengan peringatan 32 tahun gempa di Mexico City pada tanggal 19 September tahun 1985 yang menyebabkan lebih dari 5.000 orang meninggal dunia.

Selain kepanikan yang melanda seluruh kota, dilaporkan setidaknya 44 bangunan di Mexico City rubuh termasuk bangunan sekolah.  Dilaporkan pula salah satu jembatan di jalan utama yang menghubungkan Mexico City dan Acapulco rubuh.

Beberapa fasilitas publik seperti bandara, dan jembatan penyeberangan dilaporkan mengalami kerusakan signifikan, namun secara umum fasilitas transportasi di Mexico City dan sekitarnya dilaporkan masih dalam kondisi yang baik. Pada pukul 16:00 bandara Internasional Mexico City telah beroperasi kembali

Sementara dilaporkan setidaknya 119 orang meninggal dunia, dengan perincian 54 orang di Morelos, dan 26 orang di Puebla, 9 di Estado de Mexico, dan 30 orang di Mexico City. Jumlah korban diperkirakan akan bertambah.

Presiden Enrique Peña Nieto telah menyatakan keadaan darurat nasional, dengan menghidupkan Plan MX, dengan demikian seluruh institusi terkait di Meksiko digerakkan untuk bereaksi terhadap bencana.[zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya