Berita

Nusantara

Pertamina Bangun Klinik Dan Sekolah Apung Di Musi Banyuasin

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 11:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Joint Operation Body (JOB) Pertamina Talisman Jambi Merang (PJTM) melalui program Eco Riparian Masyarakat Pesisir Sungai meresmikan klinik dan sekolah apung di Dusun VII, Desa Muara Medak, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada 5 September 2017.

Pembangunan oleh Pertamina ini sebagai bentuk kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi PJTM. Peresmian dilakukan GM JOB PJTM Indra Shahab.

Di desa tersebut terdapat masyarakat terluar dari Suku Anak Dalam, yang kehidupan sehari-harinya bergantung pada kondisi alam sekitar khususnya wilayah sungai.


Menurut Indra, program tersebut merupakan sebuah kepedulian perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat pesisir sungai, dan beberapa program bantuan yang memang diberikan sesuai dengan kebutuhan saat ini.

"Beberapa program yang kami berikan saat ini memang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Contohnya, budi daya ikan dan filtrasi air yang memang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9).

Indra juga menambahkan, program kesehatan dan pendidikan dianggap penting, agar nanti masa depan anak-anak Desa Muara Medak bisa menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

"Kami juga mempunyai program pendidikan Melek Baco Tulis dan program kesehatan. Karena itu, kami buatkan klinik dan sekolah apung untuk anak-anak belajar. Kami juga datangkan guru dan relawan pendidik guna membantu anak-anak bisa mengenal huruf agar dapat membaca dan menulis," lanjutnya.

Adapun beberapa program yang sudah dilaksanakan oleh JOB PTJM untuk program Eco Reparian Masyarakat Pesisir Sungai, yakni sekolah dan klinik apung, filterisasi air dengan pompa gravitasi, energi alternatif (solar lantern), pelatihan pengolahan ikan asin, Pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PPHBS), budidaya keramba ikan toman, serta pembagian baju layak pakai dan buku bacaan. [rus/***]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya