Berita

KPU/Net

Nusantara

Syarat Dukungan Calon Independen Di Pilgub Jabar Turun

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 11:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) menetapkan syarat jumlah dukungan calon perseorangan untuk Pilgub Jabar 2018 turun. Dari sebelumnya, 2.132.589 menjadi 2.132.470 atau turun sekitar 119 dukungan.

Penurunan jumlah dukungan perorangan ini dikarenakan data pemilih yang mengalami perubahan. Komisioner Divisi Teknis KPU Jabar, Endun Abdul Haq revisi dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar.

"Untuk dasar penghitungan calon perseorangan yang tadinya 32.809.057 terkoreksi atau dikoreksi menjadi 32.807.222. Adanya pengurangan 1.835," ujar Endun seperti diberitakan RMOLJabar di Gedung KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Jabar, Rabu (20/9).


Endun menjelaskan, pengurangan 1.835 DPT yang ditetapkan KPU berasal dari empat daerah yang mengalami koreksi. Daerah tersebut diantaranya Kabupaten Cianjur dari 1.746.284 menjadi 1.752.044, Kabupaten Bandung dari 2.505.929 menjadi 2.486.376, Kabupaten Karawang dari 1.563.281 menjadi 1.575.128, dan Kota Depok 1.221981 menjadi 1.222.092.

"Dengan demikian untuk dukungan calon perseorangan mengalami perubahan, dari yang dulu calon perseroangan menyerahkan e-KTP 2.132.589 menjadi 2.132.470, mengalami penurunan 119 dukungan," jelas Endun. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya