Berita

Politik

ICMI Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Halimah Sebagai Presiden Singapura

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 10:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyampaikan ucapan selamat kepada Halimah Yacob yang terpilih menjadi Presiden Singapura.

Bagi ICMI, Halimah merupakan sosok yang tepat untuk masa kini sebagai Presiden negara tetangga tersebut.

Sebagai Presiden perempuan pertama Singapura dan berasal dari etnis Melayu, Jafar meyakini, Halimah Yacob mampu menjadi katalisator, mengayomi antar suku etnis, memediasi kerukunan beragama dan membawa Singapura lebih dekat untuk bersinergi dengan Indonesia.


"Terpilihnya Halimah Yacob sebagai seorang pemimpin dari unsur Melayu mencerminkan pluralitas masyarakat di Singapura. Segenap bangsa Melayu di Asia Tenggara diharapkan memberikan apresiasi dan dukungan untuk pemerintahan Halimah Yacob," jelas Sekjen ICMI DR. Mohammad Jafar Hafsah (Rabu, 20/9).

Jafar sendiri memuji kepribadian Halimah. Setelah menjadi Presiden, dia tetap ingin tinggal di rumah susun milik pemerintah di Yishun.

"Halimah adalah manusia pejuang, pekerja tangguh dari golongan kebanyakan. Sejak kecil sudah merasakan bagaimana berjuang untuk bertahan hidup. Kemudian sudah ditinggal ayah dan harus membantu ibunya mencari nafkah demi kehidupan sehari–hari," tutur Jafar.


Meski demikian, Jafar mengemukakan, banyak hal yang sebetulnya tidaklah mengherankan dari sosok Halimah Yacob. Sebelumnya, pada 14 Januari 2013, Halimah Yacob dipilih Perdana Menteri Lee Hsien Loong untuk menjadi Ketua Parlemen. Lalu kini menjadi Presiden.

Politisi Melayu dan muslimah ini lahir 23 Agustus 1954. Tanggal 7 Agustus 2017, Halimah Yacob mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Parlemen dan anggota PAP karena menjadi kandidat untuk pemilihan Presiden Singapura tahun 2017.
 
"Sekali lagi selamat kepada Presiden Halimah Yacob. Allah senantiasa memberkahi," demikian Jafar. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya