Berita

Foto/Net

Nusantara

Dubes Thailand Acungi Jempol Pembangunan Sumsel

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 09:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menerima kunjungan Duta Besar Thailand untuk RI Pichayapant Charnbhumidol dan rombongan, di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Kota Palembang, Selasa (19/9).

Dalam kesempatan itu Dubes sempat mengatakan bahwa perkembangan Sumsel kini mirip dengan Kota Seattle di Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut diungkapkannya usai melihat sendiri proses pembangunan LRT di beberapa titik di Kota Palembang. Termasuk juga kekagumannya atas progres pembangunan venue olahraga di Sumsel jelang Asian Games 2018.


"Ini pertama kali saya ke sini. Pertumbuhan yang saya lihat sangat luar biasa. Menurut saya saat melihat LRT-nya ini mirip seperti di Seattle di Amerika Serikat," ujarnya serius.

Karena itu pula selain membahas kerjasama yang sudah berjalan, kedatangannya kali ini diakuinya membawa misi khusus untuk penawaran kerjasama baru. Seperti misalnya di bidang food and baverage berupa ekspor buah seperti mangga atau minuman seperti thai tea dan lainnya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan Thailand juga tertarik mengembangkan bisnis baru di bidang energi alternatif. Menurutnya kerjasama antara Thailand dan Sumsel sebagai penghasil karet terbesar di Indonesia teruji.

Hal itu mereka buktikan sendiri dari pengalaman mereka mengekspansikan perusahaan mereka PT Sri Trang Lingga (crumb rubber) yang tetap beroperasional dengan nyaman hingga lebih dari 10 tahun.

"Banyak produk yang bisa kami ekspor terutama produk agrocultural. Tapi melihat potensinya mungkin kami juga bisa mengembangkan kerjasama untuk produk energi alternatif. Termasuk juga di bidang cement plant yang sudah kami lakukan di Pulau Jawa," jelasnya.

Sementara itu seperti dilnasir dari RMOLSumsel, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan sebenarnya hubungan baik Indonesia khususnya Sumsel dan Thailand punya histori yang kuat sejak zaman kerajaan Sriwijaya. Karena itu Gubernur sangat merespon positif kedatangan Dubes dan rombongannya tersebut.

"Kalau bicara Thailand saya selalu ingat Thai Tea. Saya selalu pesan itu kalau di restoran. Kedepan saya ingin Thailand dapat mengkombinasikan teh tersebut dengan teh asal Sumsel menggunakan mesin mereka. Karena Sumsel juga punya teh terbaik di dunia," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur meminta Thailand tidak hanya terfokus berinvestasi dan bekerjasama di bidang food and baverage atau industri karet saja. Karena di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) TAA ada setidaknya sembilan bidang industri yang bisa dijadikan pilihan berinvestasi. Di antaranya industri coal gasification, power plant, coal liquidfaction, fertilizer plant, cement plant, tire plant, cpo dan oil revinary.

"Pilihan industrinya banyak. Silahkan mereka mau berinvestasi di bidang manapun. TAA ini sangat potensial karena letaknya dekat sekali dengan Singapura.  Sementara Singapura adalah pusat perdagangan terbesar jadi ini berpotensi sekali," papar Gubernur.

Pada kesempatan itu Gubernur juga mengingatkan Dubes Thailand agar ikut mengenalkan pariwisata dan kemegahan sarana olahraga Sumsel ke warganya. Sehingga mereka yang berkunjung ke Sumsel bukan hanya saat momen perhelatan Asian Games saja tapi juga di momen lainnya.

"Kami akan ada expo April tahun depan. Kami ingin Thailand ikut ambil bagian. Sumsel juga sangat terbuka jika atlet mereka ingin latihan di sini silakan saja," katanya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya