Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA SERENTAK 2018

KPU Sumut: Hanya Parpol Pemilik Kursi Yang Bisa Usung Calon

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 08:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai politik (parpol) yang berhak untuk mengajukan bakal pasangan calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2018 hanya parpol atau gabungan parpol yang memiliki kursi di legislatif.

Hal ini didasarkan pada UU 10/2016 tentang Pilkada, yang mensyaratkan pencalonan kepala daerah yang juga dituangkan dalam Peraturan KPU 3/2017.

Komisioner KPU Sumatera Utara, Benget Silitonga mengatakan terdapat dua skema yang boleh digunakan parpol atau gabungan parpol pemilik kursi di DPRD untuk dapat mengajukan pasangan calon.


Pertama, menggunakan metode jumlah kursi dimana parpol atau gabungan parpol wajib memiliki syarat dukungan minimal 20 persen dari total kursi di DPRD.

Kedua, menggunakan metode dukungan suara dimana parpol atau gabungan parpol wajib memiliki dukungan minimal sebesar 25 persen dari suara sah pada pemilu legislatif di DPRD setempat pada pemilu terakhir.

"Jadi ada dua cara yang bisa ditempuh untuk diterima mengajukan calon," ujar Benget Silitonga, dilansir dari RMOLSumut, Rabu (20/9).

Sumut ikut dalam gelaran Pilkada Serentak 2018. Selain Sumut, ada delapan kabupaten/kota se Sumut juga yang ikut. Yaitu, Kabupaten Padang Lawas Utara; Kabupaten Batu Bara; Kabupaten Padang Lawas; Kabupaten Langkat; Kabupaten Deli Serdang; Kabupaten Tapanuli Utara; Kabupaten Dairi; dan Kota Padang Sidempuan.

Data yang disampaikan, jumlah suara sah pada Pemilu 2014 selaku pemilu terakhir untuk DPRD Sumut yakni sebesar 6.205.665 suara. Dengan demikian, jika menggunakan metode dukungan minimal suara sah, maka  parpol atau gabungan parpo wajib memiliki dukungan sebanyak 1.551.417 suara.

Hal ini sendiri disinyalir akan lebih sulit diperoleh dibandingkan dengan menggunakan metode 20 persen dari jumlah kursi. Dari beberapa simulasi yang dilakukan gabungan parpol yang memiliki total 20 kursi di DPRD Sumut belum tentu dapat memenuhi total 1.551.417 suara sah jika dihitung berdasarkan suara sah hasil pemilu 2014.

Salah satu contoh simulai yang dilakukan yakni dengan menggabungkan Golkar (17 kursi atau 948.535 suara) dengan partai PKB (3 kursi atau 304.513 suara). Jika dihitung berdasarkan kursi, gabungan parpol ini sudah memenuhi syarat yakni memiliki 20 kursi di DPRD Sumut. Namun jika dihitung berdasarkan suara sah, gabungan parpol ini masih hanya memiliki 1.253.048 suara. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya