Berita

RMOL

Nusantara

Mentan: Indonesia Bisa Makan Tanpa Impor

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 20:14 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bakal menunjukkan pada dunia jika Indonesia bisa tetap makan tanpa harus melakukan impor beras, jagung atau bahan pangan lain.

"Kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu tanpa impor. Sesuai dengan perintah Bapak Presiden Joko Widodo, pemerintah selalu hadir di tengah rakyat, dengarkan jeritan rakyat, dan angkat kesejahteraan rakyat," jelasnya dalam sambutan acara tanam jagung di Desa Padang Lebar, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan (Selasa, 19/9).

Demi mewujudkan kesejahteraan rakyat tersebut, Kementan menargetkan Indonesia di tahun 2045 akan menjadi lumbung pangan dunia. Hal itu secara perlahan telah dibuktikan dengan menyetop impor jagung dan bawang merah dari Argentina, Thailand, dan Amerika Serikat sejak dua tahun terakhir. Dengan tidak mengimpor jagung, beras, dan bawang merah telah membuktikan bahwa Indonesia sudah mandiri di sektor pangan.


"Dulu banyak yang meragukan tapi alhamdulillah hari ini jadi kenyataan. Sudah memasuki bulan September sebentar lagi Oktober, tinggal tiga bulan lagi. Tahun ini kita hapus impor jagung dari negara lain," kata Amran.

Namun, itu semua tidak lepas dari peran serta masyarakat juga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang telah membangun embung atau cekungan penampung air (retention basin) sebagai suplai air hujan untuk meningkatkan kualitas air. Karena air merupakan sumber kehidupan manusia.

"Ini kerja bapak ibu semua, kami hanya bagian kecil dari sektor pertanian. Tapi ini tidak bisa terjadi kalau tidak ada Kemendes PDTT, kita saling membantu mulai dari desa, kecamatan, provinsi hingga negara," terang Amran, seperti dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu.

Ditambahkannya, selama ini Indonesia impor beras dari Thailand, namun kini sudah bisa melakukan ekspor jagung ke lima negara tetangga, diantaranya Malaysia, Filipina, dan Singapura. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya