Berita

Nusantara

Penghargaan Organisasi Kepemudaan Kembali Digelar

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 19:21 WIB | LAPORAN:

Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jawa Barat akan kembali menggelar Penghargaan Organisasi Kepemudaan sebagai implementasi UU 40/2009 tentang Kepemudaan dan Perda 8/2016 tentang Pedoman Pelayanan Kepemudaan.

Kepala Seksi Tenaga dan Organisasi Pemuda Dispora Jabar Drs. Nino Risno sebagai pelaksana teknis kegiatan memaparkan, melalui program itu, pemerintah akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi organisasi-organisasi kepemudaan terbaik dalam katagori yang telah ditentukan, yaitu Tata Kelola Organisasi, Pengabdian Kepada Masyarakat, Lingkungan Hidup, Program Inovatif, dan Seni-Budaya.

"Selain penghargaan yang akan disampaikan oleh gubernur Jawa Barat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, para penerima penghargaan juga akan mendapatkan dana pembinaan sejumlah 15 juta rupiah untuk masing-masing organisasi kepemudaan," jelas Nino dalam keterangannya, Selasa (19/9).


"Penghargaan Organisasi Kepemudaan merupakan program yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kebanyakan peserta gugur karena tidak sesuai dengan regulasi terkait usia. Untuk bisa diakui sebagai organisasi kepemudaan, pengurus dan anggota harus berusia di bawah 30 tahun," lanjutnya.

Menurut Nino, untuk mengikuti program, organisasi kepemudaan harus terlebih dahulu mendaftar melalui laman pemudajawabarat.or.id. Selain formulir pendaftaran, laman juga memuat jelas segala informasi yang berkaitan dengan program tersebut. Panitia hanya akan memproses formulir yang dikembalikan sebelum 20 Oktober 2017.

Setelah proses seleksi administrasi, panitia akan melaksanakan verifikasi faktual terhadap 20 peserta. Hanya 10 peserta yang berhak mengikuti proses penjurian melalui proses presentasi dan wawancara.  Selanjutnya panitia melalui keputusan juri akan menentukan lima peserta yang berhak penerima penghargaan dan uang pembinaan.

"Program ini terbuka untuk umum, baik organisasi yang berhimpun di KNPI atau tidak. Organisasi kemahasiswaan, organisasi umum, komunitas-komunitas yang diisi oleh pemuda-pemuda yang memiliki manfaat baik untuk dirinya dan untuk masyarakat sekitar," demikian Nino. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya