Berita

Ketua STIEAD-Dubes RI untuk Belanda

Politik

Setelah Inggris Dan Prancis, Ketua STIEAD Lanjutkan Lawatan Ke Belanda

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan (STIEAD) Jakarta, Dr. Mukhaer Pakkanna, meneruskan lawatannya di Eropa. Setelah Inggris dan Prancis, dia mengunjungi Belanda.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes LBBP RI) untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja ditemani Atase Pendidikan & Kebudayaan, Bambang Hari Wibisono menerimanya kemarin (Senin, 18/9).

Dalam pertemuan di kediaman Sang Dubes, di Den Haag, Mukhaer juga didampingi Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lincolin Arsyad.


Dalam kunjungan tersebut, Mukhaer mengungkapkan adanya kesepakatan antara STIEAD dengan Dubes RI untuk Belanda. Yaitu kerjasama program pengembangan bidang riset dan publikasi internasional serta program beasiswa.

"Kami mendapati satu kesepakatan yaitu kerjasama di bidang riset, publikasi internasional dan beasiswa program S2 atau S3 di perguruan tinggi yang ada di Belanda," ujar Mukhaer Pakkanna dalam keterangan persnya.

Mukhaer mengaku sangat menikmati perjalanannya di Belanda. Seusai pertemuan tersebut, ia disajikan makan siang dengan menu khas Nusantara.

Sebelumnya, Mukhaer Pakkanna menandatangani MoU dengan empat universitas ternama di Inggris. Ketua Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AFEB PTM) ini juga menjalin kerja sama dengan Dubes RI untuk Inggris pada Jum’at (15/9).

Dia juga mengunjungi University of Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Perancis sekaligus mewacanakan agenda kerjasama pada Minggu (17/9).[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya