Berita

Foto/Net

Nusantara

Bandung Butuh 60 Ribu PJU Untuk Program Caang Baranang

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 08:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Program Bandung Caang Baranang membutuhkan sedikitnya 60.000 unit penerangan jalan umum (PJU). Sementara di Bandung saat ini hanya tersedia sebanyak 37.592 unit.

Hal itu berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung.

Proses pengadaan PJU ini nantinya akan dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau dengan nama lain Public-Private Partnership (PPP). Skema ini memperbolehkan pemerintah untuk mengerjasamakan proyek ini dengan pihak swasta.


Tujuannya untuk melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pekerjaan serta membuat proyek bisa diselesaikan dengan jauh lebih cepat. Dengan skema KPBU, pemerintah kota akan menghemat anggaran Rp 34 miliar pertahun untuk pemasangan meter listrik dan penggantian LED.

Walikota Bandung Ridwan Kamil (Emil) sangat menekankan pentingnya kesuksesan proyek ini. Sebab, proyek ini merupakan percontohan yang baru akan dilaksanakan di Kota Bandung.

"Jika ini bisa sukses, proyek lain yang lebih rumit juga pasti bisa dilakukan," ungkap Emil pada acara Konsultasi Publik Proyek KPBU PJU Kota Bandung di Hotel eL Royale Bandung, Senin (18/9).

Langkah selanjutnya, ujar Emil, adalah menyepakati skema ini dengan DPRD Kota Bandung. Sebab skema ini akan berkonsekuensi pada APBD.

"KPBU ini memerlukan kesepahaman dari pihak eksekutif dan legislatif. Karena pola kerjasama ini akan membawa sebuah kewajiban yaitu membayar investasi kepada swasta," tandas Emil seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya