Berita

Menhan cek pembuatan medium tank/RM

Nusantara

Menhan Pastikan Kesiapan Pembuatan Medium Tank

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengecek kesiapanan pembuatan prototipe medium tank yang tengah dikembangkan PT Pindad (Persero) bersama NFSS Turki di Bandung Jawa Barat awal pekan ini.

Dalam kunjungannya tersebut, Ryamizard menilai bahwa medium tank yang memiliki bobot sekitar 73 ton tersebut paling tepat digunakan di Indonesia karena karakter medannya, terutama di Sumatera dan Jawa.

Ryamizard berharap bahwa medium tank akan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan dalam negeri serta menggantikan tank-tank yang lama.


"Kita harapkan tank-tank yang lama itu digantilah. Kita memerlukan 500 unit. Tapi kan ini baru tahap awal. Kalau sudah jelas, paling butuh buat dua batalion. Jadi sekitar 100 unit," ujar Ryamizard.di kantor PT Pindad, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, seperti keterangan yang diterima redaksi.

Proyek medium tank  sendiri adalah program pemerintah yang termasuk tujuh pengembangan strategis Kemenhan. Proyek ini sudah dimulai pada 2015 lalu dan rencananya diperlihatkan pada puncak perayaan HUT ke-72 TNI di Cilegon pada 5 Oktober mendatang.
 
Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengapresiasi dukungan Ryamizard ke industri pertahanan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan alutsista negara.

"Ini merupakan atensi dari Menhan terhadap perkembangan terkini dari kesiapan industri pertahanan, khususnya BUMN strategis, dalam mendukung alutsista TNI dan Polri. Pindad merancang medium tank ini untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan alutsista dalam menjaga kedaulatan NKRI," jelasnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya