Polisi mengamankan pemilik tas misterius yang membuat panik warga Lumbu Timur, RT 01/32, Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (16/9) siang.
Pemiliknya diketahui bernama Resti Tiandari bin Sumadin (18). Dirinya membenarkan bahwa trolley bag hitam yang sempat dikira bom oleh warga itu adalah miliknya.
"Sang pemilik diketahui identitasnya setelah mengaku di tengah kerumunan warga," ungkap Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Kompol Yusron saat dikonfirmasi.
Kepada polisi, Resti mengaku, ia terlupa sehingga tasnya tertinggal di lokasi. Siswi lulusan pondok pesantren di daerah Magetan, Jawa Timur, datang ke tempat tersebut untuk menjumpai orang tuanya yang tinggal tak jauh dari TKP.
Menurut Resti, dirinya tidak sadar telah meninggalkan tas bawaannya. Alasannya, karena tergesa-gesa ingin menjumpai orang tuanya. Mengingat, sudah tiga tahun tidak berjumpa. Resti pun datang ke Bekasi untuk merayakan pertunangan yang akan dilakukan pada pekan depan.
"Isinya kan sudah tahu ya, jadi dia bukan teroris. Hanya datang ke Kota Bekasi karena panggilan orangtuanya, dia (Resti) ingin dinikahi," terang Yusron.
Yusron menambahkan, bahwa Resti datang dari kampung halaman menggunakan kendaraan kereta api, Jumat (15/9) malam. Dari stasiun Besar Bekasi, Resti ingin ke tempat orangtunya menggunakan jasa pengemudi ojek online.
"Namun setelah sampai, dia bingung. Karena salah gang. Sementara pengemudi ojek online pergi, mereka bingung dan mondar-mandir di perumahan warga. Saat itu, Resti ini memang memakai cadar," jelas Yusron.
Lama mencari alamat orangtuanya, Resti pun merasa lelah. Akhirnya ia meninggalkan barang bawaanya yang dibungkus dalam koper tersebut di depan rumah warga.
"Niatnya itu, saat ketemu rumah, Resti ingin meminta tolong kepada bapaknya untuk mengangkat kopernya. Namun malah dia ketiduran," kata Yusron.
Rupanya, Resti benar-benar lupa dengan koper yang ia tinggal di TKP. Hingga akhirnya warga menemukan koper itu tergeletak di depan rumah berteralis besi warna hitam nomor 9 Blok 10 yang ditinggali oleh Chandra Dayan (24).
"Warga riuh dan khawatir bahwa dalam koper itu adalah bom. Karena warga semat melihat ada sejumlah orang yang bolak-balik. Ditambah lagi dengan penampilan Resti yang memakai cadar di klaim sebagai teroris. Tapi bukan, ya!" tegas Yusron.
Dari hasil penggeledahan polisi, isi dalam koper tersebut hanya terdapat pakaian wanita yang memang milik Resti. Selain itu, beberapa buku agama dan kitab suci Al-quran.
Sebelumnya, warga sempat panik dengan ditemukannya sebuah tas mencurigakan di depan rumah berteralis besi warna hitam nomor 9 Blok 10 yang ditinggali oleh Chandra Dayan (24).
[san]