Berita

Ma'ruf Cahyono/Net

Sekjen MPR: Sosialisasi Empat Pilar Tidak Harus Gunakan Bahasa Resmi

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 20:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono mengajak pengguna media sosial alias netizen turut mensosialisasikan Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) dengan cara dan bahasa yang disesuaikan kelompok masing-masing.

Ajak itu disampaikan Sekjen MPR saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR di hadapan 50 orang netizen, dalam acara 'Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR', di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/9). Netizen yang ikut acara tersebut berasal dari berbagai profesi, seperi guru, mahasiswa, pengusaha sampai ibu rumahtangga.

Menurut Sekjen MPR, sosialisasi Empat Pilar MPR tidak harus memakai bahasa yang resmi dan kaku, sebagaimana yang dilakukan MPR selama ini. Cara seperti itu perlu diterapkan agar pesan sosialisasi yang diberikan sampai ke masyarakat dengan baik.


Bagi mahasiswa bisa dipakai bahasa pergaulan sehari-hari. Untuk para pengusaha, materi bisa dimasukkan dalam percakapan bisnis. Sedangkan bagi para pengajar, sosialisasi dapat disampaikan menggunakan bahasa-bahasa yang lazim dipakai menyampaikan pelajaran, santun dan gampang diterima.

Sekjen MPR mengungkapkan, dengan menggunakan bahasa yang luwes, yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, sesuai umur, tingkat pendidikan dan profesinya, maka akan membuat materi sosialisasi Empat Pilar MPR semakin mudah diterima dan dicerna masyarakat.

"Pokoknya silakan memakai bahasa-bahasa yang sesuai dengan profesi, umur serta kebiasan di media sosial. Tak perlu harus bahasa resmi. Yang penting pesan empat pilarnya bisa diterima masyarakat," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Sekjen MPR juga menerangkan pergantian istilah Empat Pilar MPR. Istilah tersebut sebelumnya memakai nama Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Tetapi karena digugat oleh sebagian masyarakat di Mahkamah Konstituti, akhirnya MPR menggantinya dengan nama Empat Pilar MPR.

"Masalah ini tak perlu terus dipersoalkan, kita jangan ribut soal terminologi, yang penting adalah bagaimana  penerapannya," ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah dalam laporannya mengatakan, MPR ingin mengajak seluruh komponen masyarakat agar terlibat dalam kegiatan sosialisasi, termasuk kalangan bloger di Semarang. Ini dilaksanakan karena MPR tidak mungkin melakukannya sendiri. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya