Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kemarau, Pemkab Purwakarta Siagakan Puluhan Armada Air Bersih

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 09:27 WIB

Pemkab Purwakarta menyiagakan puluhan armada pengangkut air bersih untuk disebar ke titik-titik yang rawan krisis air bersih saat musim kemarau seperti sekarang.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengakui sejumlah kecamatan yang ada di wilayah kerjanya, acapkali kekurangan air bersih saat musim kemarau. Sebut saja, wilayah yang masuk Kecamatan Tegalwaru dan beberapa desa di Kecamatan Jatiluhur.

Untuk itulah, sebagai antisipasi Pemkab Purwakarta telah menyiapkan berbagai solusi antara lain bekerja sama dengan pihak swasta yang biasa menjual air bersih. Tak hanya itu, pemerintah pun menyiapkan anggaran Rp 500 juta untuk penanganan krisis air bersih kali ini.


"Kita sudah siapkan air bersih. Jadi, kalau ada wilayah yang mengalami kekeringan, kita segera kirim air bersih kesana," ujar Kang Dedi, belum lama ini, seperti dimuat RMOLJabar.Com.

Kang Dedi menambahkan, sejak dua pekan terakhir Pemkab sudah banyak menerima laporan dan telah ditindaklanjuti dengan mengirim armada tanki air ke wilayah yang sumur-sumur warganya telah mengalami kekeringan.

Dedi berharap, ‎solusi jangka pendek ini air bisa sedikit membantu kesulitan warga. Terutama, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari seperti, untuk memasak, minum, dan mencuci.

"Jadi, warga tak perlu kuatir kekurangan air bersih saat kemarau ini. Kami siap membantu," ujarnya.[wid] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya