Berita

Koesmedi Priharto/Net

Nusantara

Ini Cara Dinkes DKI Agar Kasus Debora Tak Terulang

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 23:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memanggil seluruh direktur rumah sakit (RS), mulai dari RSUD, RS swasta, RS vertikal hingga RS milik TNI/Polri yang berada di wilayah DKI Jakarta.

Hal tersebut dilakukan untuk menanggulangi kasus kematian bayi Debora. Salah satu hal yang dilakukan adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kepada seluruh direktur rumah sakit dalam rangka menjalankan pelayanan maksimal sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Juga meminta kesediaan dikenai sanksi jika tidak melaksanakan pelayanan dengan baik sesuai UU," terang Kepala Dinas Kesehatan Koesmedi Priharto melalui keterangan resminya, Jumat (15/9).


Dengan penandatanganan MoU itu, diharapkan insiden bayi 'Debora' yang meninggal lantaran ada rumah sakit yang tidak bermitra dengan BPJS tidak kembali terulang.

"Nantinya, rumah sakit yang belum bekerja sama dengan BPJS, biaya pelayanan gawat darurat sampai dengan kondisi stabil dapat ditagihkan ke BPJS," jelasnya.

Pada pertemuan itu, sekitar 187 direktur ataupun perwakilan rumah sakit yang berada di wilayah Jakarta hadir di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya