Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Lelang Gula Rafinasi Disambut Baik Kalangan Pengusaha

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 14:09 WIB | LAPORAN:

Lelang gula rafinasi oleh pemerintah yang akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2017 mendatang disambut baik Koperasi Konsumen Sawargi Makmur.

Begitu dikatakan Manajer Koperasi Konsumen Sawargi Makmur, Asep Ernawan ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (14/9).

"Jelas berdampak bagi kami para pengusaha UKM," jelasnya.


Asep mengatakan, dengan adanya lelang, pelaku UKM ada kepastian dapat barang. Sebelumnya distribusi gula dikuasai industri makanan minuman skala besar. UKM hanya bisa mengakses ke distributor tidak bisa ke pabrik. Akibatnya harga lebih mahal dan volume barang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Asep juga merasa gembira dengan harga gula lelang yang lebih murah yakni Rp9.750 perkilogram, dari harga sebelumnya Rp10.509 perkilogram.

Lelang gula juga mampu memangkas rantai distribusi gula. Sebelumnya, kata dia, untuk mendapatkan 100 ton gula rafinasi/bulan harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi. Kemudian harus mendapatkan persetujuan dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI).

Menurutnya, dengan proses lelang demikian, dirinya tinggal duduk di depan komputer dan mengklik untuk mendapatkan gula rafinasi itu.

"Bahkan saya bisa mengajak anggota untuk melihat harga gula rafinasi itu. Intinya lelang itu jadi bersifat terbuka untuk publik," katanya.

Respon positif terhadap rencana lelang gula rafinasi juga disampaikan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

"Pemerintah melakukan lelang gula rafinasi adalah langkah yang sangat tepat karena punya dampak multi manfaat," kata Ketua Umum Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) HM Arum Sabil di Jakarta.

Seperti diketahui, skema lelang gula rafinasi merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perdagangan 40/M-DAG/PER/3/2017 atas Perubahan Peraturan Menteri Perdagangan 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas di Pasar Komoditas Jakarta (PKJ).

Arum menjelaskan manfaat dari lelang itu, yang pertama pemerintah bisa memantau kapasitas produksi industri gula rafinasi dan total kapasitas  kebutuhan industri makanan dan minuman sebagai pengguna.

Dikatakan, yang kedua pemerintah dan masyarakat bisa ikut mengetahui dan memantau siapa dan berapa jumlah raw sugar yang diimpor oleh perusahaan industri gula rafinasi dan kepada siapa saja gula rafinasi itu didistribusikan melalui lelang tersebut.

"Ketiga pemerintah akan lebih mudah memperhitungkan penerapan pajak kepada produsen gula rafinasi yang bahan bakunya dari raw sugar impor dan kepada para perusahaan industri makanan dan minuman sebagai pembeli," katanya.

Keuntungan bagi petani  bila gula rafinasi yang bahan bakunya dari rawsugar impor dilelang maka diyakini distribusi gula rafinasi bisa benar-benar untuk kepentingan industri makanan dan minuman dan tidak merembes ke pasar konsumsi lokal.

Karena kalau ada penyimpangan pihak aparat penegak hukum akan mudah mendeteksi pelakunya , karena lelang tersebut mendata semua penjual dan pembeli gulanya.

Ia menyebutkan kebocoran peredaran gula rafinasi sudah merambah ke pasar tradisional  dan modern paling dominan di luar Pulau Jawa. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya