Berita

Mulyadi/Net

Nusantara

PILKADA JABAR

Ketua Gerindra Jabar: Panglima Saya Bukan Presiden PKS

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 11:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebagai kader partai, Mulyadi patuh dan tuntuk kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Mulyadi saat ini dipercaya Prabowo sebagai ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat.

Mulyadi yang bertanggungjawab soal keberadaan Gerindra di Jabar termasuk saat ini soal Pilkada Jabar 2018, selalu melaporkan perkambangan ke DPP dan Prabowo.


Terkait keputusannya mencabut dukungan terhadap Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu karena alasan sulit terealisasi, Mulyadi mengaku belum mendapat instrsuksi atau teguran termasuk pemanggilan dari DPP atau Prabowo.

"Pak Prabowo profesional, Partai Gerindra profesional, kami juga profesional. Saya selalu koordinasi dan laporkan yang menjadi tanggungjawab saya di Jabar," ungkapnya saat dihubungi redaksi, Rabu (13/9).

Terkait omongan Presiden PKS Sohibul Iman yang mengatakan, Prabowo akan segera memanggil dirinya soal pencabutan dukungan terhadap Demiz-Syaikhu, dia tidak sepenuhnya percaya.

"Pak Prabowo itu panglima saya, saya akan selalu dengar dan patuh. Sohibul Iman bukan panglima saya," tegas Mulyadi saat ditanya soal omongan presiden PKS itu.

Baca: Gerindra Sudah Mantap Bubarkan Pasangan Demiz-Syaikhu

Presiden PKS Sohibul Iman sebelumnya mengungkapkan apa yang dikatakan Mulyadi tidak bisa menentukan apa pun dari keputusan koalisi Gerindra-PKS yang mengusung Demiz-Syaikhu. Karena keputusan soal pengusungan ada pada DPP.

"Saya telepon langsung Pak Prabowo, saya konfirmasi pernyataan Kang Mulyadi. Beliau (Prabowo) bilang tidak benar, dan akan segera memanggil Kang Mulyadi," ujar Sohibul kepada media kemarin. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya