Berita

Politik

Bangun Madrasah Di Kamboja, 4 Mahasiswa IPB Galang Dana

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 02:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Empat mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) galang dana di Kitabisa.com untuk pembangunan madrasah bagi warga muslim di Kampong Trabeang Chok, Provinsi Kampong Cham, Kamboja.

Provinsi Kampong Cham merupakan tempat tinggal bagi sebagian besar suku Cham, etnis yang berasal dari kerajaan Champa yang beragama Islam.

Penggagas kampanye ini, Majid Siregar, menjelaskan kondisi perekonomian suku Cham tidak begitu baik. Mayoritas mata pencaharian mereka adalah petani, buruh, dan nelayan.


"Dengan biaya hidup yang tinggi di Kamboja dan menjadi etnis minoritas, suku Cham yang kebanyakan termasuk warga kurang mampu, tidak bisa mendapat bantuan dari negara nya sendiri. Di Kamboja, penduduk yang beragama Islam hanya sekitar 1,6% saja," jelas Majid dalam keterangan persnya (Selasa, 12/9).

Informasi demikian mereka peroleh saat mengunjungi lokasi tersebut ketika mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian baju muslim yang dibantu para donatur dari Indonesia dan Kamboja.

Dalam pembangunan madrasah ini mereka akan berkolaborasi dengan Friendship From Indonesia dan rekan-rekan WNI di Kamboja yang tergabung dalam Permika (Persatuan Masyarakat Indonesia di Kamboja).

Dia menjelaskan lahan untuk pembangunan sudah tersedia di samping masjid yang dibangun berkat bantuan kerajaan Saudi Arabia.

"Umumnya di kawasan Indocina memang terdapat madrasah di samping setiap masjid sebagai pusat kegiatan pendidikan agama bagi warga Muslim, karena mereka tidak mendapatkan ilmu agama di sekolah negeri milik pemerintah," tutur Majid.

Publik yang ingin membantu Bangun Madrasah untuk Anak Kampong Cham, Kamboja bisa mengirimkan donasi melalui Kitabisa.com/madrasahkampongcham sesuai nominal yang ingin didonasikan.

Kitabisa.com sendiri telah menyiapkan langkah pembayaran sesuai dengan pilihan bank yang sesuai dengan donatur. Hingga kini, telah terkumpul dana senilai Rp Rp 32.926.736 dari 123 orang donatur. [zul]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya