Berita

RS Mitra Keluarga/Net

Nusantara

TRAGEDI BAYI DEBORA

Mau Untung Sendiri, Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 07:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI untuk mencabut izin RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

"Makanya perlu dilakukan penelitian lebih detail memberikan izin RS. Orang yang tidak punya hati tidak perlu dikasi izin, itu kan tidak punya hati kan. Sebaiknya saran saya kalau sudah begitu cabut saja izinnya," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/9).

Seperti dikabarkan RMOLJakarta, Taufik juga mengharapkan Dinkes DKI lebih berhati-hati mengeluarkan izin untuk RS.


"Dinas Kesehatan yang merekomendasikan ditanya dong, kalau perlu datangkan psikolog, punya hati tidak dia mengelola RS," ujar Taufik.

RS Mitra Keluarga Kalideres juga ternyata belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Ini menyulitkan akses kesehatan bagi para peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS.

"Itu namanya membangkang, dia mau untung sendiri saja, kalau menurut saya kalau begitu ditinjau kembali lah," ucap ketua DPD Partai Gerindra DKI ini.

Taufik juga meminta sanksi tegas terhadap pihak RS agar tidak ada lagi kejadian serupa. "Ini harus ada pelajaran pada RS lain agar tidak melakukan yang sama," tegasnya.

Pasien bayi bernama Tiara Debora meninggal di RS Mitra Keluarga Kalideres, Minggu (3/9). Orang tua Debora mengaku pihak RS tidak memberikan pelayanan kesehatan maksimal padahal Debora membutuhkan pelayanan kesehatan di pediatric intensive care unit (PICU).

Pihak RS tidak segera memasukkan Debora ke PICU karena orang tua Debora saat itu baru dapat membayar uang muka Rp 5 juta dari yang diminta Rp 11 juta. Dengan alasan tersebut, RS Mitra Keluarga Kalideres tidak memberi pelayanan Debora di PICU hingga akhirnya Debora meninggal dunia. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya