Berita

Rieke Diah Pitaloka/Net

Politik

Rieke Diah Pitaloka: Kebijakan RS Mitra Keluarga Tidak Manusiawi!

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 16:38 WIB | LAPORAN:

Bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) diduga terlambat mendapat penanganan di ruang gawat darurat bayi PICU (Pediatric Intensive Care Unit). RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat menolak merawat sang bayi di PICU sebelum orangtua pasien membayar keseluruhan biaya.

Dokter yang merawat justru menyarankan bayi Debora dirujuk ke rumah sakit yang ada kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Malangnya, Debora tak terselamatkan ketika di RS Koja.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka mengkritik kebijakan RS Mitra Keluarga tidak manusiawi dan melanggar hukum dengan tidak segera merawat pasien di ruang PICU sesuai indikasi medis karena faktor biaya. 


Sebagaimana tertuang dalam pasal 23 ayat (2) UU 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang berbunyi: dalam keadaan darurat, pelayanan dapat diberikan pada fasilitas kesehatan yang tidak menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

"Merujuk kasus kematian bayi Debora membuktikan pelayanan kesehatan di rumah sakit masih buruk dan masih banyak rumah sakit nakal, serta belum ada sistem yang baik sehingga dapat memastikan perlindungan pasien," ujar Rieke.

Menurut dia, Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) dan Dinas Kesehatan DKI harus segera melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus bayi Debora. Jika ada pelanggaran, maka rumah sakit tersebut harus diproses pidana.

BPJS Kesehatan juga harus memperluas kerja sama dengan ruma hsakit swasta. Perkembangan terakhir jumlah peserta BPJS Kesehatan 180.772.917 (data per 1 September 2017).

Rieke juga mendesak Kementerian Kesehatan agar menertibkan rumah sakit nakal dan menerbitkan peraturan semua rumah sakit, tanpa terkecuali. "Termasuk, rumah sakit swasta wajib bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan tidak boleh menolak pasien," tutup anggota Pansus UU BPJS 2010-2011 ini.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya