Berita

Foto/Net

Ketua MPR Merasa Terhormat Atas Penyambutan Sultan Cirebon

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 13:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mengawali kunjungan kerja di Kota Cirebon Cirebon, Jawa Barat, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi Keraton Kanoman, Kasultanan Cirebon, Senin (11/9).

Kehadiran Zulkifli disambut langsung oleh Sultan Raja Muhammad Emirudin sebagai pimpinan tertinggi Kesultanan Kanoman dan Patih Muhammad Qorudin.

"Luar biasa, satu kehormatan buat saya diterima paduka Raja Keraton Kanoman Cirebon. Saya kagum keratonnya masih sangat terawat, budayanya juga masih terjaga dan dilestarikan," ujarnya.


Diungkapkan Zulkifli, budaya daerah seperti keraton dan tarian adat Cirebon serta daerah-daerah lainnya di Indonesia harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan. Sebab, budaya daerah adalah asal mula dan sumber budaya nasional.

"Saya mengajak siapapun mulai dari pemerintah, masyarakat, seluruh warga ayo kita jaga kebudayaan daerah. Inilah identitas kebangsaan yang tak boleh pudar," ungkapnya.

Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan bahwa kemerdekaan bisa diriah bangsa Indonesia salah satu faktor utamanya adalah karena peran, kiprah dan pengorbanan kerajaan-kerajaan dan kesultanan di berbagai daerah dahulu.

"Pengorbanan kerajaan-kerajaan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia sangat luar biasa. Mereka rela tidak lagi menjadi raja dan menyerahkan aset-aset kerajaannya demi terwujudnya kemerdekaan Indonesia. Itu sebuah pengorbanan yang sangat besar," imbuhnya.

Setelah Indonesia merdeka, lanjut Zulkifli, peran kerajaan-kerajaan Indonesia juga luar biasa. Mereka aktif melestarikan budaya di tengah modernisasi global.

"Sekarang tugas kita menjaga identitas kebangsaan agar tidak tergerus penetrasi identitas bangsa lain yang masuk ke Indonesia," tutupnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya