Berita

/Net

Lowongan, 160 Formasi di Kementerian Tenaga Kerja

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 21:19 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2017. Seleksi untuk mengisi kebutuhan pegawai pada sejumlah posisi strategis di lingkungan Kemnaker. Berdasarkan pengumuman Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemnaker tercatat ada 160 formasi yang dialokasikan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) baru.

“Kebijakan penerimaan CPNS tidak terhindarkan guna memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis di Kemnaker," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen) Hery Sudarmanto, di Jakarta, Rabu (6/9).

Menurut Hery, pengumuman resmi lowongan untuk CPNS sendiri diluncurkan setelah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) membuka secara resmi  informasi  CPNS Periode II tahun 2017.


Hery berharap, dengan dibukanya lowongan CPNS di lingkungan Kemnaker, pegawai baru mampu meningkatkan kinerja Kemnaker yang akan berdampak pada pembangunan ketenagakerjaan berjalan lebih optimal.

“Mari bekerja dengan terobosan, dengan efektivitas dan efisiensi, dengan capaian yang lebih nyata bagi rakyat,” kata Hery

Lanjut Hery, pegawai pemerintahan ke depan tidak boleh terjebak rutinitas hanya karena tercapainya proses. Namun, pegawai pemerintahan harus kreatif dan inovatif. Sehingga target dan capaian program dan kebijakan benar-benar dapat tercapai.

“Kita juga harus makin responsif terhadap aspirasi masyarakat dan perubahan zaman,” paparnya.

Untuk calon pelamar sendiri, dibagi ke dalam 4 kriteria. Pertama, pelamar yang menyandang predikat kelulusan terbaik (cumlaude) sebanyak 16 formasi. Kedua, pelamar penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus) sebanyak 3 formasi. Ketiga, pelamar dengan kriteria menamatkan pendidikan dasar, menengah pertama, dan menengah atas di Papua dan Papua Barat sebanyak 3 formasi. Keempat, kategori umum sebanyak 138 formasi.

Sedangkan terkit tahapan seleksei untuk CPNS di lingkungan Kemnaker tahun 2017, yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40 persen dan seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan CAT berbotot 60 persen.

Jangka waktu pengumuman penerimaan CPNS di lingkungan Kemnaker dimulai sejak tanggal 5 September 2017 sampai dengan 19 September 2017. Sedangkan batas waktu pendaftaran dan unggah dokumen dimulai tanggal 11 September 2017 sampai dengan 25 September 2017 (pukul 23:59 WIB). Peserta yang lolos seleksi kartu peserta ujian secara online mulai tanggal 2 Oktober 2017 sampai dengan 6 Oktober 2017.

Pendaftaran online peserta CPNS Kemnaker Tahun 2017 melalui laman https://scsn.bkn.go.id atau http://cpns.kemnaker.go.id

Informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laman http://cpns.kemnaker.go.id  Kemnaker juga membuka layanan informasi melalui (021) 526 0481 dari hari Senin sampai Jumat pukul 08:30 -16:00 WIB.

Unit kerja Kemnaker yang mendapat alokasi formasi CPNS 2017:

  1. Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalattas) untuk ditempatkan pada UPTP BBPLK, BLK di Bekasi, Medan, Bandung, Serang, Semarang, Sorong, Sidoarjo, Banyuwangi, Bantaeng, dan Lombok Timur;
  2. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta dan PKK);
  3. Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI dan Hamsostek); serta
  4. Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3) dan UPTP Balai Besar Pengembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Makassar, Medan, Bandung, Jakarta, dan Samarinda. [wid]
 


 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya