Berita

Foto/Net

Nusantara

Fayakhun: Lebaran Kurban Momentum Kebangkitan Persatuan Bangsa

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 16:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Lebaran Idul Adha 1438 H harus dijadikan sebagai momentum untuk kebangkitan persatuan bangsa dalam kebhinekaan.

Untuk bersatu dalam keberagaman, masing-masing mengorbankan ego demi terciptanya kekuatan besar dari banyaknya kekuatan yang saling bersatu.

"Dengan bersatu bangsa kita teguh, solid, berjaya. Sedangkan apabila bercerai berai, saling tikam, mudah diadu-domba, maka akan runtuhlah bangsa yang besar ini," tegas Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi, dalam keterangannya (Sabtu, 2/9).


Pada Hari Raya Kurban tahun ini, Golkar Jakarta membagikan sebanyak 138 hewan kurban ke enam wilayah di ibukota. Hewan kurban yang terdiri dari 116 kambing dan 22 sapi ini berasal dari pengurus dan simpatisan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Fayakhun menjelaskan hewan kurban tersebut dikirim ke 44 kecamatan, yang dikelola fungsionaris yang telah ditunjuk oleh DPD.

"Pemotongan hewan kurban ada yang dilaksanakan kemarin (Jumat, 1/9) dan hari ini," ungkapnya.

Pemanfaatan daging hewan kurban tersebut mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh syariat Islam. Yaitu, 2/3 dibagikan kepada fakir miskin, dan 1/3 untuk kader/pengurus sebagai fungsi silaturrahmi.

"22 sapi dan 116 kambing akan menghasilkan sekitar 5100 kantong untuk dibagikan ke warga yang berhak sesuai syariat Islam," ujar Fayakhun.

Fayakhun ditemani Basri Baco (Sekretaris) dan Adhinusa (Bendahara) menyempatkan hadir menyaksikan pemotongan hewan Qurban di beberapa tempat di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.

"Melalui momentum Idul Adha ini, Golkar ingin hadir menyapa kader-kadernya yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta," demikian anggota Komisi I DPR RI itu. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya