Berita

Salamuddin Daeng/net

Politik

Siapa Yang Bohong Soal Dana Haji?

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 08:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah menargetkan pembiayaan infrastruktur bernilai ribuan triliun sepanjang lima tahun pemerintahan. Segala cara ditempuh untuk mendapatkan anggaran yang besar. Utamanya, memburu utang luar negeri.

Selain itu, pemerintah menyasar sumber pembiayaan lain yang berasal dari utang dalam negeri, termasuk meminjam dana dana umat.

Namun yang mengagetkan, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar dana haji digunakan untuk membangun infrastruktur. Pertanyaannya, apakah presiden tidak tahu bahwa selama ini dana haji telah digunakan untuk membangun infrastruktur? Atau, presiden tidak diberitahu oleh para pembantunya bahwa dana haji telah digunakan untuk membangun infrastruktur sejak pemerintahannya dimulai?


"Pernyataan Presiden Jokowi ini mengindikasikan bahwa pemerintah berbohong kepada publik. Bisa jadi presiden yang berbohong, atau para pembantu presiden yang membohongi presiden," kata analis ekonomi politik, Salamuddin Daeng, dalam opininya yang disebarkan lewat aplikasi WhatsApp.

Berdasarkan laporan Menteri Keuangan, lanjut Daeng, jumlah dana haji yang dipinjam oleh pemerintah sampai dengan tahun 2016 mencapai Rp 35,65 triliun. Dana tersebut digunakan pemerintah untuk membangun infrastruktur.

Di antara infrastruktur yang dibangun dengan sukuk haji tersebut adalah sebagai berikut. Tahun 2014, pemerintah menggunakan dana sukuk haji sebesar Rp 1,5 triliun untuk membangun jalur kereta ganda Cirebon Kroya di bawah Kementrian Perhubungan, jalur kereta ganda Manggarai-Jatinegara di bawah Kementerian Perhubungan, dan asrama haji di berbagai daerah.

Tahun 2015, pemerintah menggunakan dana sukuk haji senilai Rp 7,1 triliun untuk membangun jalur kereta api Jakarta, Jawa Tengah, dan Sumatera; jalan dan jembatan di berbagai propinsi di bawah Menteri Pekerjaan Umum, dan infrastruktur untuk pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama.

Tahun 2016 pemerintah menggunakan dana sukuk haji untuk membangun infrastruktur senilai Rp 13,67 triliun. Dana tersebut seluruhnya digunakan untuk melanjutkan proyek pada tahun 2016, sebagimana yang disebutkan tadi.

Daeng mengatakan, total dana sukuk haji yang telah dialokasikan pemerintahan Jokowi untuk membangun infrastruktur mencapai Rp 22,27 triliun.

"Dengan demikian maka perintah Presiden Jokowi agar dana haji digunakan untuk membangun infrastruktur terdengar aneh, karena tidak mungkin presiden tidak tahu tentang pemanfaatan dana tersebut," lanjutnya.

Hal yang harus diperhatikan dalam hal penggunaan dana haji untuk infrastruktur ini adalah, menurut UU, dana harus dikelola secara nirlaba. Berarti, semua keuntungan hasil pengelolaan dana haji dikembalikan kepada jamaah haji sebagai pemilik dana.

Pertanyaan selanjutnya, apakah selama ini jamaah haji telah menerima bagi hasil sebagai keuantungan atas penempatan dana mereka dalam instrumen investasi dan surat utang negara?

"Kalau belum, ke mana keuantungan hasil pengelolaan dana ini mengalir? Semoga ini segara disampaikan kepada pemilik sah uang tersebut," tutupnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya